Kepemimpinan Melayani Pemimpin Tongkonan Toraja menurut J. Oswald Sander
DOI:
https://doi.org/10.61132/sukacita.v3i1.1699Keywords:
J. Oswald Sanders, Servant Leadership, Tongkonan Leadership, Tongkonan, TorajaAbstract
This research analyzes the application of J. Oswald Sanders' servant leadership concept to tongkonan (traditional house) leadership in Toraja society. The background of this study is the presence of authoritarian leadership tendencies among to parenge (tongkonan leaders) who prioritize personal power over community service and empowerment. This research employs a qualitative approach through literature review, analyzing academic articles, research journals, and theological sources to understand the relevance and applicability of Sanders' principles within the Toraja cultural context. The findings reveal that Sanders' servant leadership, which is grounded in spiritual discipline and community empowerment, represents a viable alternative for reconstructing tongkonan leadership from an authoritarian model to a collegial model. However, implementing this model faces structural challenges due to the transformation of tongkonan's functions and the intrusion of formal government systems. In conclusion, Sanders' principles can be applied to tongkonan leadership through institutional reconstruction that combines traditional Toraja values with transparent and accountable leadership practices, thereby creating leadership that is simultaneously serving and empowering the community.
References
Anouw, Y. (2024). Kepemimpinan misi: Upaya strategis pemberdayaan suku Meree Papua Barat dalam meningkatkan kualitas jemaat. CV. Ruang Tentor.
Indratno, I., Sudaryono, S., Setiawan, B., & Sugiana, K. (2016). Silau’Na tongkonan sebagai sebuah realitas tondok. ETHOS (Jurnal Penelitian Dan Pengabdian), 75. https://doi.org/10.29313/ethos.v0i0.1694
Kamaruddin, S., Matangkin, R., & Tasik, M. M. B. (2021). Peranan to parenge dalam menyelesaikan masalah di Tana Toraja. PROSIDING UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA TORAJA, 1(1), 251–259.
Manurung, K. (2022). Mencermati penggunaan metode kualitatif di lingkungan sekolah tinggi teologi. FILADELFIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(1), 285–300. https://doi.org/10.55772/filadelfia.v3i1.48
Panjaitan, F. (2022). Tujuan pembelajaran dalam pendidikan Kristen berdasarkan 2 Timotius 3:16. CHARISTHEO: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1(2), 134–147. https://doi.org/10.54592/jct.v1i2.21
Papayungan, N. (2024). Kebebasan Tuhan: Eskatologi sebagai creativity dalam bingkai teologi proses. Jurnal Teologi Culvitation, 8(1), 60–81.
Pasapan, Y., & Adam, A. (2025). Pergeseran nilai tongkonan: Studi etnografi tentang perubahan fungsi rumah adat dalam struktur sosial masyarakat Toraja Utara. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(2 Mei), 2847–2854.
Patandianan, C., & Rumbi, F. P. (2025). Studi komparatif kepemimpinan tua-tua dalam Perjanjian Lama dan dalam budaya Toraja. Dari Biblika Ke Anime, 71.
Purwanto, A. (2020). Kepemimpinan Yesus Kristus sebagai model kepemimpinan Kristen. Mathetes: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen, 1(2).
Putra, A. (2021). Kajian teologis terhadap ajaran predestinasi. SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 1(2), 154–177. https://doi.org/10.47596/solagratia.v1i2.128
Randa, F. (2016). Rekonstruksi konsep akuntabilitas organisasi gereja dalam kerangka nilai-nilai budaya lokal. Akuntabilitas Organisasi Nonpemerintah, 1–18.
Santoso, J., & Bulan, S. E. (2023). Aktualisasi disiplin rohani pada kepemimpinan gereja lewat model kepemimpinan J. Oswald Sanders. RERUM: Journal of Biblical Practice, 2(2), 149–165.
Saragih, R. (2022). Pengaruh disiplin rohani terhadap karakter mahasiswa pendidikan agama Kristen. Jurnal Teologi Cultivation, 6(1), 194–211. https://doi.org/10.46965/jtc.v6i1.1635
Sidabutar, H., Sinaga, D. R., & Munthe, H. P. (2022). Komunikasi dalam kepemimpinan Kristen. Tepian: Jurnal Misiologi Dan Komunikasi Kristen, 2(2), 31–52.
Soplanit, N. (2021). Konstruksi simbolisme keagamaan dalam rumah adat tongkonan: Studi kasus desa tradisional KeteKesu Kecamatan Kesu` Kabupaten Toraja Utara. Skripsi Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 3(2), 6.
Sutono, Y., Arifianto, Y. A., & Loveano, N. Y. (2023). Deskriptif kepemimpinan Kristen dalam perspektif Filipi 2:3-8. Jurnal Ap-Kain, 1(1), 15–24.
Tari, E. (2018). Teologi tongkonan: Berteologi dalam konteks budaya Toraja. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 2(2), 93–102.
Tatung, W. L. (2022). Peran tongkonan tallu dalam kehidupan bergereja sebagai institusi sosial. EPIGRAPHE, 6(1), 21–32.
Tompoliu, R. K., & Naibaho, V. (2017). Pluralisme dan toleransi beragama dalam perspektif iman Kristen. In Berteologi Dalam Tatanan Ranah Publik Yang Berkeadilan: Refleksi 500 Tahun Reformasi Gereja.
Windi, Randa, V., Natali, F., Sriningsi, A., & Patabang, R. (2023). Analisis teologis terhadap konsep kepemimpinan Kristiani dalam surat 1 Timotius dan penerapannya dalam konteks moderasi beragama. Humanitis: Jurnal Humaniora, Sosial Dan Bisnis, 1(5), 1–23.






