Peer Counseling Islami sebagai Strategi BK dalam Membina Kemandirian dan Karakter Religius Peserta Didik MA Al-Mahdi Serang

Authors

  • Lilis Kholilah Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Septi Gumiandari Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.61132/ikhlas.v3i2.2109

Keywords:

Guidance and Counseling, Islamic Peer Counseling, Islamic Values, Religious Character, Student Independence

Abstract

At MA Al-Mahdi Serang, there are challenges in the form of psychological distance between students and guidance and counseling teachers, as well as the negative influence of peers in the digital era that threaten students' independence and religious character. Islamic peer counseling is an alternative guidance and counseling strategy to support students' psychological needs while strengthening their independence and religious character. This study aims to (1) analyze the implementation of Islamic peer counseling services, (2) determine their influence on student independence, (3) explore their contribution to fostering religious character, and (4) formulate an effective Islamic guidance and counseling service model at MA Al-Mahdi Serang. This study uses a qualitative approach with a case study design. The research informants were 13 people consisting of the principal who is also a guidance and counseling teacher, the vice principal for curriculum, subject teachers, and students. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using thematic analysis. The results of the study indicate that: (1) the implementation of Islamic peer counseling is carried out through a peer counselor recruitment process based on the criteria of noble character and communication skills, as well as counseling skills training based on the values ​​of brotherhood and tabayyun; (2) Islamic peer counseling services have a positive influence on student independence, particularly in self-management and decision-making; (3) Islamic peer counseling contributes to the development of religious character through the internalization of the values ​​of honesty, responsibility, discipline in worship, and the culture of tawashau bil haqq; and (4) the formulation of an Islamic peer counseling model based on the values ​​of brotherhood as an adaptive and contextual guidance and counseling service in madrasas.

References

Ahada, R. N., Rizki, F. A., & Prasetia, K. A. (2022). Pengaruh ibadah siswa terhadap prestasi pembelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 2 Wungu Kabupaten Madiun tahun 2022. Al-Fatih: Jurnal Studi Islam, 10(2), 118-130

Aningtyas, Y. R., & Setyawati, S. P. (2025). Masa transisi dari SMP ke madrasah aliyah: Tantangan dan strategi pendampingan siswa (studi kasus). Prosiding SEMDIKJAR (Seminar Nasional Pendidikan dan Pembelajaran), 8, 1065–1073.

https://doi.org/10.29407/f648y873

Astuti, M., Herlina, Anggreini, S., Husnah, A., Fery, G. I., Safira, I., & Meilani, S. (2024). Dampak lingkaran (circle) pertemanan terhadap moral dan karakteristik mahasiswa. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(2), 1369–1383.

https://doi.org/10.54373/imeij.v5i2.58

Ramdi, A., & Handayani, S. (2024). Implementasi bimbingan dan konseling spiritual pada siswa di MA Darul Habibi Paok Tawah Lombok Tengah. Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 6(2),233-250.http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/Irsyad

Daulay, N., Aulia, M., Nadila, Anggraini, S. A., Tanjung, S. M. F., & Hasibuan, I. D. (2023). Implementasi layanan bimbingan dan konseling dalam mengatasi permasalahan bullying. Jurnal EDUCATIO (Jurnal Pendidikan Indonesia), 9(1), 94–103.

https://doi.org/10.29210/1202322651

Fadillah, R., & Purba, K. A. (2025). Arba : Jurnal Studi Keislaman Humanisasi Pendidikan Islam Melalui Konseling Qur ’ Ani : 1(3), 234–250.

Hariyanto, J., Marliat, M., Ansori, M. R., Syahri, S., & Fahlepi, R. (2025). The role of Islamic religious education teachers in instilling Islamic character values in senior high schools 2 OKU Regency. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 6(2), 12–23.

https://doi.org/10.32806/jkpi.v6i2.784

Hayati, R. I. A. (2019). Implementasi pendidikan karakter cerdas format klasikal (PKC-KA) dalam layanan informasi. Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 9(1), 89–101. http://dx.doi.org/10.30829/al-irsyad.v9i1.6739

Hidayati, N. (2024). Internalisasi nilai-nilai Islam dalam membentuk perilaku siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Lombok Timur. Modeling: Jurnal Program Studi PGMI,11(1),1310–1325. https://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/view/2663

Ibandiyah, I. Z., & Hasanah, M. (2021). Efektivitas layanan konseling sebaya (peer counseling) untuk meningkatkan penyesuaian diri santri. Conseils: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 1(2), 89–100.

Jannah, M. (2021). Konsep bimbingan konseling Islam dalam meningkatkan moral remaja. Idealita: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan, 1(1), 64–85.

https://doi.org/10.62525/idealita.2021.v1.i1.64-85

Mahyani, A., & Hasibuan, A. D. (2024). Peran guru bimbingan konseling dalam mengatasi dampak bullying terhadap siswa di sekolah menengah pertama. Didaktika: Jurnal Kependidikan,13(1),237–248.https://doi.org/10.58230/27454312.1321

Mulawarman, M., Sugiharto, D. Y. P., Antika, E. R., Ilmi, A. M., Febrianti, T., Fuadina, N., Lathifah, A. A., & Farida, I. Z. (2024). Pelatihan konseling realita sebagai upaya peningkatan karakter hardiness siswa pada MGBK SMP se-Kota Semarang. Ganesha: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 187–196.

https://doi.org/10.36728/ganesha.v4i2.3486

Multazami, A. A., & Diana, E. (2025). Implementasi manajemen kedisiplinan: Upaya meningkatkan konsistensi ibadah santri di pesantren. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(4),1930–1943.https://doi.org/10.34125/jmp.v10i4.976

Musthofiyyah, R., Mustakimah, M., & Muthohar, S. (2025). Penggunaan metode bermain peran (role playing) untuk mengembangkan keterampilan sosial emosional anak usia 4–5 tahun. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(1), 20–30.

https://doi.org/10.31004/aulad.v8i1.902

Nadhiroh, F. A. (2025). Mengatasi tantangan dalam bimbingan dan konseling di era digital pada sekolah menengah atas. Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 7(1), 45.

https://doi.org/10.24952/bki.v7i1.15988

Puspitasari, M. (2022). Kerjasama dalam lembaga pendidikan berdasarkan tafsir Al-Qur’an Surat Al-Maidah Ayat 2. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 2(3), 209–221. https://doi.org/10.51878/learning.v2i3.1521

Rahmawati, F., Hestiningtyas, W., Fitriani, N., & Afriyanto, V. N. (2024). Pengaruh lingkungan sekolah, keluarga, dan teman sebaya terhadap hasil belajar siswa MTs: Pendekatan kuantitatif dengan analisis simultan. Journal of Social Science Education, 5(2),96–101.https://doi.org/10.23960/JIPS/v5i2.96-101

Islamiah, R., & Noor, W. (2022). Praktik pembiasaan shalat dhuha dalam membentuk karakter religius peserta didik di MTs Al-Islam Kemuja. Lenternal: Learning and Teaching Journal,3(3),1–5.https://doi.org/10.32923/lenternal.v3i3.2914

Sadiyah, E. H., & Hidayati, F. (2020). Meningkatkan kemandirian santri melalui pendampingan konseling sebaya (peer counseling). PsikoIslamika, 17(1), 36–43.

http://dx.doi.org/10.18860/psi.v17i1.9652

Salisah, S. K., Darmiyanti, A., & Arifudin, Y. F. (2024). Peran pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter peserta didik di era digital: Tinjauan literatur. Al-Fikr: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 36–42.

https://doi.org/10.47945/alfikr.v10i1.378

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Supriyadi, S. (2021). Pengaruh kemandirian dan dukungan orangtua pada pembelajaran jarak jauh terhadap prestasi belajar di masa pandemi Covid-19. Jurnal Inovasi Pendidikan MHThamrin,4(2),56–69.https://doi.org/10.37012/jipmht.v4i2.434

Saldaña, J., Vanover, C., & Mihas, P. (2019). Analyzing and interpreting qualitative research: After the interview (illustrated edition). SAGE Publications.

Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed). Thousand Oaks, CA: Sage.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Lilis Kholilah, & Septi Gumiandari. (2026). Peer Counseling Islami sebagai Strategi BK dalam Membina Kemandirian dan Karakter Religius Peserta Didik MA Al-Mahdi Serang. Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 3(2), 82–101. https://doi.org/10.61132/ikhlas.v3i2.2109

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.