Model Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Berbasis Nilai-Nilai Tongkonan untuk Penguatan Identitas Spiritual Generasi Muda Toraja

Authors

  • Pairunan Sapparan Institut Agama Kristen Negeri Toraja
  • Semuel Salasa Institut Agama Kristen Negeri Toraja
  • Yakil Vantrisa Institut Agama Kristen Negeri Toraja
  • Senalia Helsa Institut Agama Kristen Negeri Toraja
  • Yuri Medison Institut Agama Kristen Negeri Toraja

DOI:

https://doi.org/10.61132/sabar.v3i1.1700

Keywords:

Christian Religious Education, Contextual Learning, Spiritual Identity, Tongkonan Values, Toraja Youth

Abstract

This study aims to develop a Christian Religious Education learning model based on Tongkonan values to strengthen the spiritual identity of Toraja youth amid identity crisis caused by globalization. Using qualitative method with literature study, this research analyzes the integration of Tongkonan philosophical values such as karapasan, kasiuluran, and kasianggaran with theological principles of Christian Religious Education through contextual learning approach and narrative theology. The results show that Tongkonan values have strong resonance with Christian teachings and can be integrated into a learning model comprising five components: theological-cultural foundation, contextual curriculum design, experience-based learning strategies, the role of three educational centers, and authentic evaluation. Implementation of this model has significant implications for strengthening spiritual identity through formation of solid self-identity, authentic moral value internalization, and development of spiritual resilience. This Tongkonan values-based Christian Religious Education learning model bridges the dichotomy between modernity and tradition, making Christian Religious Education more relevant and meaningful for Toraja students by equipping them with a holistic identity as Toraja people who are also followers of Christ.

 

References

Berek, F. (2025). Signifikansi pendidikan agama Kristen dalam mengatasi krisis identitas generasi Z. SESAWI: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 6(2), 134–145.

Boiliu, E. R. (2024). Pengembangan model pembelajaran kontekstual dan digital dalam pendidikan agama Kristen. Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan, 2(1), 51–65.

Bungin, B. (2008). Metode penelitian kualitatif. PT Raja Grafindo Persada.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Giri, Y. S. (2025). Model pendidikan agama Kristen kontekstual berbasis teologi naratif. Pietas: Jurnal Studi Agama Dan Lintas Budaya, 2(2), 123–136.

Hakpantria, H., Shilfani, S., & Tulaktondok, L. (2021). Pendidikan karakter berbasis nilai filosofi tongkonan pada era new normal di SD Kristen Makale 1. Didaktis: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Pengetahuan, 21(3).

Kolibu, D. R., & Stepanus, S. (2025). Evaluating the effectiveness of contextual and problem-based learning approaches in the pedagogical practice of Christian religious education. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama, 17(1), 655–668.

Legi, H., & Legi, D. G. D. (2025). Menguatkan spiritualitas generasi alpha melalui pendidikan agama Kristen yang kontekstual. Jurnal Ap-Kain, 3(1), 32–47.

May, S., Kambu, Y. S., & Supiyani, S. (2025). Transformasi model pembelajaran pendidikan agama Kristen di era digital. Jejak Pustaka.

Mulyadi, Y. (2013). Menata hutan menjaga tongkonan: Alternatif upaya pelestarian budaya Toraja. Jurnal Konservasi Benda Cagar Budaya Borobudur, 7(2), 25–34.

Nababan, D., Panjaitan, N. S. M., & Simbolon, O. (2023). Strategi pembelajaran kontekstual. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 2(2), 591–600.

Ndun, S. F. (2025). Peran agama Kristen dalam membentuk identitas dan nilai-nilai moral individu. JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 231–241.

Pasapan, Y., & Adam, A. (2025). Pergeseran nilai tongkonan: Studi etnografi tentang perubahan fungsi rumah adat dalam struktur sosial masyarakat Toraja Utara. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(2 Mei), 2847–2854.

Paskarina, D., Noya, L. B. J., Eunike, P., & Putrawan, B. K. (2021). Qualitative analysis of Christian religious education teacher contextual learning strategies in online learning. Didache: Jurnal of Christian Education, 2, 145–159.

Riyanto, A. (2015). Kearifan lokal-Pancasila: Butir-butir filsafat keindonesiaan. PT Kanisius.

Saekoko, N., & Lao, H. A. E. (2025). Peran pendidikan agama Kristen dalam mencegah bunuh diri pada generasi muda. Pengharapan: Jurnal Pendidikan Dan Pemuridan Kristen Dan Katolik, 2(2), 1–14.

Sugiyono. (2017). Metodelogi penelitian kuantitatif dan kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Tandira’pak, D. (2022). Implementasi pendidikan multikultural melalui tongkonan simbol pemersatu masyarakat Toraja. PIJAR: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 1(1), 59–67.

Toraja, S. (2020). Bunga rampai: Teologi kontekstual & kearifan lokal Toraja. PT BPK Gunung Mulia.

Tulung, J. M., Wuwung, O. C., Zaluchu, S. E., & Zaluchu, F. R. (2024). Deuteronomy and contextual teaching and learning in Christian-Jewish religious education. HTS Teologiese Studies/Theological Studies, 80(1), 9312.

Downloads

Published

2026-01-09

How to Cite

Pairunan Sapparan, Semuel Salasa, Yakil Vantrisa, Senalia Helsa, & Yuri Medison. (2026). Model Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Berbasis Nilai-Nilai Tongkonan untuk Penguatan Identitas Spiritual Generasi Muda Toraja. Sabar : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Dan Katolik, 3(1), 70–89. https://doi.org/10.61132/sabar.v3i1.1700

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.