Tren Teknologi Masa Depan dan Tantangan Bagi Umat Islam dalam Perspektif Etika dan Syariah

Authors

  • Nadhira Aulia Mahira Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.61132/hikmah.v3i2.2192

Keywords:

Artificial Intelligence, Biotechnology, Cryptocurrency, Islamic Law, Sharia Ethics

Abstract

The purpose of this study is to examine future technological trends, including artificial intelligence, cryptocurrency, and biotechnology, along with the challenges they pose to Muslims from ethical and sharia perspectives. This research is considered significant in addressing the contemporary legal gap caused by the rapid pace of digital disruption. The study employs a qualitative method based on library research. Data were collected from scholarly articles, technology journals, fiqh literature, and fatwa documents, then analyzed through a normative-theological approach combined with the framework of Maqashid al-Shariah. The findings indicate that, according to the principle of al-ashlu fil asyya’ al-ibahah (the original ruling of things is permissibility), future technologies are generally considered permissible as tools or means. Artificial intelligence is not regarded as a legal subject (mukallaf), meaning that full responsibility remains in human hands. Cryptocurrency may be considered lawful when supported by real economic activities, but it becomes prohibited when it merely involves speculation or elements of maysir (gambling). Furthermore, gene editing is permissible when intended for medical treatment (tadawi), yet forbidden if aimed at altering God’s creation (taghyir khalqillah). The implications of this study may serve as a reference for fatwa institutions in formulating a more proactive digital fiqh, while also guiding Muslim technocrats in developing sharia-compliant technologies based on the priority needs of society. The uniqueness of this research lies in its integration of three major future technologies within a single Maqashid al-Shariah analytical framework presented in a practical, comprehensive, and accessible manner.

References

Akbert, F. (2026). Artificial intelligence (AI) dan masa depan generasi muda. Koreri.com.

Aldyan, R. Y. (2025). Gerakan transhumanisme: Etika teknologi manusia di masa depan. Milenial News.

Alkadrie, S. A. (2024). Keamanan cloud computing di era industri 4.0: Systematic literature review. Konstelasi: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi, 4(2), 1–15. https://doi.org/10.24002/konstelasi.v4i2.10277

Asari, H., & Hasanuddin, M. (2024). Kontribusi kaidah ushul fiqih dan kaidah fiqih terhadap pembangunan hukum ekonomi syariah di Indonesia. Iqtishad Sharia: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah & Keuangan Islam, 2(2), 169–178.

Diskominfo Kota Bandung. (2026). Disnaker Kota Bandung gelar pelatihan AI, peserta: Membuka pengetahuan baru. Diskominfo Kota Bandung.

Fahmi, M. Y. (2022). Perlindungan hukum terhadap hak mereka dalam perspektif hukum positif dan fikih [Skripsi, Universitas Islam Indonesia].

Indriani, F. (2026). Manfaat teknologi dalam kehidupan modern yang perlu diketahui. P2DM.

Jamaa, L. (2016). Kloning manusia perspektif hukum Islam di Indonesia. Jurnal Sosial & Budaya Syar-i, 3(1). https://doi.org/10.15408/sjsbs.v3i1.3163

Jauhar, A. A. M. H. (2023). Maqashid syariah. Bumi Aksara Group.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2024). Tumbuh 356,16 persen tahun ini, transaksi aset kripto capai Rp556,53 triliun. Bappebti.

Kiswanto, H. (2022). Pemanfaatan teknologi informasi dalam pendidikan masa kini. Sevima.

Komdigi. (2022). Literasi digital masyarakat Indonesia membaik. Komdigi.

Mahendra, G. S., Ohyver, D. A., Umar, N., Judijanto, L., Abadi, A., Harto, B., Anggara, I. G. A. S., Ardiansyah, A., Saktisyahputra, S., & Setiawan, I. K. (2024). Tren teknologi AI: Pengantar, teori, dan contoh penerapan artificial intelligence di berbagai bidang. PT Sonpedia Publishing Indonesia.

Masrury, F. (2022). Pandangan Al-Qur'an terkait merubah bentuk tubuh. Ta'lim: Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(2), 66–79.

Media Justitia. (2025). Hukum dan kecerdasan buatan: Siapa yang bertanggung jawab jika AI membuat kesalahan? Media Justitia.

Nasrullah, N. (2025). Etika muslim di dunia virtual: Tantangan baru dalam ruang digital. Nihayah: Journal of Islamic Studies, 1(2), 158–173. https://doi.org/10.65802/nihayah.v1i2.14

Nurhikmah, N. (2024). Maqashid al-shariah: Kerangka adaptif hukum Islam untuk menjawab tantangan kontemporer. Journal of Dual Legal Systems, 1(2), 103–117.

Pertiwi, W., Judijanto, L., Apriansi, M., Suparningtyas, J. F., Lada, Y. G., Mahyuni, S., & Nuroniah, H. S. (2025). Bioteknologi: Teori dan penerapan dalam berbagai bidang. PT Sonpedia Publishing Indonesia.

Prihartana, P., Salsabila, U. H., Rahman, P., Nafiah, S., & Oktinawati, A. (2022). Peran teknologi dalam pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 38–53. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i3.4502

Qardhawi, Y. (2019). Halal haram dalam Islam. Era Adicitra Intermedia.

Rasyad, R. (2022). Konsep khalifah dalam Al-Qur'an (Kajian ayat 30 surat Al-Baqarah dan ayat 26 surat Shaad). Jurnal Ilmiah Al-Mu'ashirah: Media Kajian Al-Qur'an dan Al-Hadits Multi Perspektif, 19(1), 20–31. https://doi.org/10.22373/jim.v19i1.12308

Riccosan. (2025). Augmented reality vs virtual reality: Apa bedanya dan untuk apa digunakan? Binus University.

Rizky, M. (2024). Perkembangan teknologi jaringan 5G di Indonesia. Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika, 2(3). https://doi.org/10.61132/jupiter.v2i3.279

Sakka, S., & Al-Kautsar, M. S. (2024). Penerapan kaidah fiqh dalam hukum media sosial di era globalisasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Palita: Journal of Social Religion Research, 9(2), 117–128. https://doi.org/10.24256/pal.v9i2.5177

Santoso, J. T., Kom, S., & Kom, M. (2025). Algoritma dan machine learning. Yayasan Penerbit.

Shabrina, A. N., Naila, G. S., Nuryansyah, G. P., & Amanda, R. (2026). Bahaya deepfake dalam penyalahgunaan Grok AI di platform X sebagai bentuk disinformasi. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 3(1), 195–207.

Shafaunnida, A., & Muhid, A. (2022). Kecerdasan manusia menurut Al-Qur'an. Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 180–204. https://doi.org/10.37286/ojs.v8i2.156

Shihab, M. Q. (2020). Khilafah: Peran manusia di bumi. Lentera Hati.

Sopian, A. (2021). Kitab Fiqh al-Akbar karya Imam Abu Hanifah. An-Nawa: Jurnal Studi Islam, 3(2), 179–191. https://doi.org/10.37758/bd1r7759

Sudarwanti, M., Kholwati, S., & Lestari, A. (2025). Muamalah zaman now: Apakah kripto termasuk mata uang sah? Jurnal Bisnis dan Keuangan Syariah, 1(1), 47–60.

Suprapto, A., & Yulianto, Y. (2023). Pandangan Islam terhadap pengembangan dan pemanfaatan sains dan teknologi. Es-Syajar: Journal of Islam, Science and Technology Integration, 1(1), 1–26. https://doi.org/10.18860/es.v1i1.20423

Susanto, A. S., Jhonson, E., Widjaja, J. D., Lovina, A., Susanto, N. N. P., Christanto, T., Putri, G. F. S., & Putri, N. S. (2025). Cryptocurrency era 5.0: Revolusi keuangan digital. SIEGA Publisher.

Syahfitri, A. (2025). Internet of Things (IoT), sejarah, teknologi, dan penerapannya. Uranus: Jurnal Teknik Elektro, Sains dan Informatika, 3(1). https://doi.org/10.61132/uranus.v3i1.667

Sya'roni, S. (2009). Pengembangan fiqh kontemporer.

Tamimi, F., & Munawaroh, S. (2024). Teknologi sebagai kegiatan manusia dalam era modern kehidupan masyarakat. Saturnus: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi, 2(3). https://doi.org/10.61132/saturnus.v2i3.157

Ti Pascaeko. (2025). Decentralized finance (DeFi): Masa depan keuangan tanpa bank dan peluang investasi di era digital. Universitas Gadjah Mada.

Tim Mucci. (2025). Masa depan AI: Tren yang membentuk 10 tahun ke depan. IBM.

Tsaniyah, R. I., Khaerani, W. N., Agastya, N. R., & Sabila, S. D. (2025). Dinamika fatwa fiqh kontemporer. SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies, 5(2), 61–70.

We Are Social. (2025). Digital 2026: Tren digital dan media sosial teratas di Indonesia. We Are Social.

Downloads

Published

2026-06-17

How to Cite

Nadhira Aulia Mahira. (2026). Tren Teknologi Masa Depan dan Tantangan Bagi Umat Islam dalam Perspektif Etika dan Syariah. Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 3(2), 94–110. https://doi.org/10.61132/hikmah.v3i2.2192

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 

You may also start an advanced similarity search for this article.