Implementasi Modul AJAR sebagai Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMA Kristen Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.61132/sukacita.v3i1.1756Keywords:
Christian character, Christian Education, Independent Curriculum, Student Engagement, Teaching ModuleAbstract
This study's objective is to describe the implementation of teaching modules as a Christian Religious Education learning strategy at Palangka Raya Christian High School. Teaching modules are used as learning tools in the Merdeka Curriculum to help teachers design structured, contextual, and student-centered learning. Seventeen students in the tenth grade served as research subjects for this study, which employed a descriptive qualitative method. Data collection was carried out thru observation of the learning process, analysis of learning documents, and evaluation results of student learning. The study's findings show that the implementation of teaching modules is able to support the systematic implementation of learning, increase students' active participation in discussions and group activities, and help achieve fairly good assessment results. Nevertheless, some constraints were found in the implementation of learning, such as time limitations and supporting facilities. Overall, the implementation of the teaching module has positive implications for improving the quality of the Christian Religious Education learning process and outcomes, and has the potential to be developed sustainably to shape students' character based on Christian values.
References
Akbar, P. A. (2018). Kesesuaian rencana pelaksanaan pembelajaran dan proses pembelajaran. Jurnal Pesona Dasar, 6(2), 55–65.
Damaris Tonapa, R. E. (2025). Membangun karakter Kristiani melalui pendekatan kontekstual dalam pendidikan agama Kristen. Jurnal Excelsior Pendidikan, 6(1), 14–28.
Himami, Z. H. (2021). Model pembelajaran kooperatif dalam menumbuhkan keaktifan belajar siswa. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaan, 1(1), 1–13.
Izzah Salsabilla, I., & Jannah, E. J. (2023). Analisis modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka. Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia, 3(1), 33–41.
Junaedi, I. (2019). Proses pembelajaran yang efektif. Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research, 3(2), 19–25.
Legi, H. (2022). Moral, karakter, dan disiplin dalam pendidikan agama Kristen. Edu Publisher.
Madjid, M., & Siregar, S. S. (2025). Pembelajaran aktif: Teknik dan strategi untuk meningkatkan keterlibatan siswa. PT Nawala Gama Education.
Majesty, N. O. (2025). Evaluasi pembelajaran pendidikan agama Kristen. Penerbit Widina.
Maulida, U. (2022). Pengembangan modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka. Tarbawi, 5(2).
Nisa, H. (2025). Identitas modul ajar sebagai representasi profesionalisme guru di era Kurikulum Merdeka. Jurnal Akuntansi, Manajemen, dan Ilmu Pendidikan, 1(2), 1–10.
Purnawanto, A. T. (2022). Perencanaan pembelajaran bermakna dan asesmen Kurikulum Merdeka. Jurnal Pedagogy, 15(1), 75–94.
Sianturi, F. Y. (2025). Doa, pujian, dan penyembahan sebagai sarana pemulihan rohani. Jurnal Teologi Pondok Daud, 8(1).
Simanjuntak, I. J. (2025). Adaptasi dan tantangan guru pendidikan agama Kristen dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(1), 441–454.
Simanjuntak, J. M. (2023). Desain dan pengembangan kurikulum pendidikan agama Kristen: Implementasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka dalam pelayanan pendewasaan umat di sekolah dan gereja. PBMR Andi.
Sulistyani, R. M. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) sebagai sebuah pilihan bagi satuan pendidikan: Kajian pustaka. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 8(2), 1999–2019.
Wildan Alfani Fitron, & Yulianto, A. (2024). Peningkatan kualitas pembelajaran dengan modul ajar dan evaluasi pembelajaran. Muaddib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2), 382–394.
Zulaiha, S., & Mulyani, T. M. (2022). Problematika guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar. Terampil: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 9(2), 163–177.






