Implementasi Strategi Pembelajaran Afektif pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak untuk Meningkatkan Self Control Siswa di MTS Muhammadiyah 02 Purbalingga
DOI:
https://doi.org/10.61132/akhlak.v3i1.1771Keywords:
Affective Domain, Learning Strategies, Moral Creed, Self-Control, TeacherAbstract
This study aims to analyze the implementation of affective learning strategies in Akidah Akhlak subjects to enhance students' self-control at MTs Muhammadiyah 02 Purbalingga. Affective learning strategies focus on character development through the inculcation of religious values such as patience, honesty, and discipline, aimed at helping students manage their emotions, thoughts, and behavior in daily life. The research employed a qualitative method with a descriptive approach. Data were obtained through in-depth interviews with Akidah Akhlak teachers, the principal, and students, as well as classroom observation. Data analysis was conducted using thematic coding to identify patterns in the implementation of affective learning strategies and their impact on students' self-control. The findings indicate that the implementation of affective learning strategies is carried out through five main stages: receiving, responding, valuing, organization, and characterization. Each stage involves structured approaches, such as using inspirational stories from the Qur'an and Hadith, group discussions, value reflections, and case study simulations. These strategies successfully enhanced students' self-control, particularly in emotional regulation, wise decision-making, and consistent behavior aligned with Islamic values. This study concludes that affective learning strategies play a vital role in improving students' self-control. Systematic and collaborative implementation can assist madrasahs in producing a generation that is faithful, knowledgeable, and morally upright, in line with the vision of Islam.
References
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1). https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394
Ahram. (2024). Mendidik dengan teknologi calm Islamic meditation: Membentuk akhlak dan karakter Muslim bagi peserta didik. Tomacca: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 46–52.
Alifah, F. N. (2019). Pengembangan strategi pembelajaran afektif. Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 68–86.
Aroma, I. S., & Sumara, D. R. (2012). Hubungan antara tingkat kontrol diri dengan kecenderungan perilaku kenakalan remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 1(2), 1–6.
Asrul, R. A., & Rosnita. (2015). Evaluasi pembelajaran. Perdana Mulya Sarana.
Basuki, D. D., & Febriansyah, H. (2020). Pembentukan karakter Islami melalui pengembangan mata pelajaran akidah akhlak di Madrasah Aliyah An-Najah Bekasi. Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 10(2), 121–132. https://doi.org/10.33367/ji.v10i2.1209
Blegur, Y. (2019). Soft skill untuk prestasi belajar. Scopindo Media Pustaka.
Buan, Y. A. L. (2020). Guru dan pendidikan karakter. Adanu Abimata.
Chapri, M. R., Harahap, F. B., & Gusmaneli. (2019). Strategi pembelajaran afektif. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Damanik, R. (2019). Hubungan kompetensi guru dengan kinerja guru. Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan, 8(2). https://doi.org/10.37755/jsap.v8i2.170
Damayanti, N., & Ilyah, A. (2019). Self-control profile of students in implementing discipline in school. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 3(2), 103–109.
Darise, G. N. (2021). Pendidikan agama Islam dalam konteks merdeka belajar. Journal of Islamic Education: The Teacher of Civilization, 2(2), 1–18. https://doi.org/10.30984/jpai.v2i2.1762
Darmalaksana, W. (2020). Metode penelitian kualitatif studi pustaka dan studi lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1–6.
Darmiah, D. (2023). Penanaman nilai akhlak pada anak didik dalam pendidikan Islam. Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 13(1), 22. https://doi.org/10.22373/jm.v13i1.18098
Desember, N., Rukmiyati, R., Dannur, M., & Fajriyah, F. (2023). Peran guru pendidikan agama Islam dalam mengembangkan self-control siswa kelas VIII SMPI At-Tablighiyah Desa Ponjanan Timur. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan, 2(4), 72.
Fatimatuzahroh, F., Nurteti, L., & Koswara, S. (2019). Upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran akidah akhlak melalui metode lectures vary. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 7(1), 35–50.
Fitriani, D., Fitriana, S., & Nisa, A. N. (2024). Pengaruh kontrol diri terhadap perilaku menyontek pada siswa. Jurnal Wahana Konseling, 7(1), 50–60. https://doi.org/10.31851/juang.v7i1.15083
Goleman, D. (1995). Emotional intelligence: Why it can matter more than IQ. Bantam Books.
Goliah, M., Jannah, M., & Nulhakim, L. (2022). Komponen kurikulum pembelajaran khususnya pada muatan lima bidang studi utama di SD. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 11445–11553.
Hamdani, M., Prayitno, B. A., & Karyanto, P. (2019). Meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui metode eksperimen. Proceeding Biology Education Conference, 16, 139–145.
Hidayat, S., Wulandari, R., & Matondang, S. (2022). Analisis materi pembelajaran aqidah dalam penguatan aqidah anak usia sekolah dasar. Al-Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(2), 110–118.
Hidayati, S. N. (2016). Pengaruh pendekatan keras dan lunak pemimpin organisasi terhadap kepuasan kerja dan potensi mogok kerja karyawan. Jurnal Maksipreneur: Manajemen, Koperasi, dan Entrepreneurship, 5(2), 57–66. http://dx.doi.org/10.30588/SOSHUMDIK.v5i2.164
Sidiq, U., & Choiri, M. (2019). Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan. CV Nata Karya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



