Kebijakan dan Tantangan Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan Non-Islam : Systematic Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.61132/akhlak.v3i3.2408Keywords:
Education Policy, Islamic Religious Education, Muslim Minority Pupils, Non-Islamic Schools, Systematic Literature ReviewAbstract
Religious diversity in Indonesia places some Muslim pupils in a minority position when attending non-Islamic schools, including vocational secondary schools run by Christian or Catholic foundations. Although regulations such as the National Education System Act and Minister of Religious Affairs Regulation No. 16 of 2010 guarantee the right of Muslim students to receive religious education in accordance with their beliefs, their implementation on the ground still presents various issues that have not been extensively examined specifically within the context of vocational secondary schools. This study aims to map the policies and challenges surrounding Islamic religious education in non-Islamic vocational secondary schools in Indonesia. The research employed a qualitative approach in the form of a systematic literature review, tracing articles from Sinta-accredited journals via Garuda and Google Scholar published within the last ten years. A synthesis of eleven journal articles revealed that policies on Islamic religious education in non-Islamic schools are underpinned by a fairly robust legal framework; however, their implementation is heavily dependent on the commitment of individual institutions. The challenges identified are multidimensional, encompassing ideological, sociological and cultural issues, as well as limitations regarding teachers and learning resources, whilst studies specifically addressing the context of vocational secondary schools remain very limited. These findings imply the need for policy evaluations that are more responsive to the unique characteristics of the vocational secondary school level, as well as further field research. to gain a deeper and more contextual understanding of this issue.
References
Agustin, R., Saiban, K., & Hazin, M. (2022). Problematika pendidikan agama Islam di daerah minoritas Muslim. Islamika: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 21(2), 153–160. https://doi.org/10.32939/islamika.v21i02.1027
Amma, T., Setiyanto, A., & Fauzi, M. (2021). Problematika pembelajaran pendidikan agama Islam pada peserta didik. Edification Journal: Pendidikan Agama Islam, 3(2), 135–151. https://doi.org/10.37092/ej.v3i2.261
Daimurahman. (2018). Problematika pembelajaran pendidikan agama Islam di lembaga pendidikan Kristen (Studi kasus PAI di SMK Penabur Purworejo). Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas, 6(2), 114–139. https://doi.org/10.31942/pgrs.v6i2.2537
Fauziah, S. M., Rahmat, M., & Fakhruddin, A. (2019). Pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) di sekolah Katolik: SMP Mardi Yuana Cibadak Sukabumi. Taklim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 17(2). https://ejournal.upi.edu/index.php/taklim/article/view/43574
Hayadin. (2017). Layanan pendidikan agama sesuai agama siswa di sekolah. Edukasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 15(1), 13–31. https://media.neliti.com/media/publications/294395-layanan-pendidikan-agama-sesuai-agama-si-21de903f.pdf
Iribaram, S. (2020). Pendidikan agama Islam dan tantangannya: Studi perkembangan pendidikan berbasis agama Islam di Kota Jayapura. POROS ONIM: Jurnal Sosial Keagamaan, 1(2), 109–120. https://doi.org/10.53491/porosonim.v1i2.32
Kitchenham, B., Brereton, O. P., Budgen, D., Turner, M., Bailey, J., & Linkman, S. (2009). Systematic literature reviews in software engineering: A systematic literature review. Information and Software Technology, 51(1), 7–15. https://doi.org/10.1016/j.infsof.2008.09.009
Ma'ruf. (2021). Dasar hukum dan karakteristik pendidikan agama Islam dengan dominasi non-Muslim di sekolah. Jurnal An-Nur: Kajian Pendidikan dan Ilmu Keislaman, 7(1), 76–98. https://journal.an-nur.ac.id/index.php/annur/article/download/47/36/155
Nur, M. F. (2025, August 1). Intoleransi siswa minoritas cerminkan gagalnya pendidikan agama. Tirto.id. https://tirto.id/intoleransi-siswa-minoritas-cerminkan-gagalnya-pendidikan-agama-hfcb
Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia. (2010). Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Pendidikan Agama pada Sekolah. https://peraturan.bpk.go.id/Details/130781/peraturan-menag-no-16-tahun-2010
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. (2007). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan.
Rusmayani, R., & Libriyanti, Y. (2022). Measuring junior high school compliance in providing religious education services in West Denpasar. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 33(1), 117–138. https://doi.org/10.33367/tribakti.v33i1.1684
Tholkhah, I. (2013). Pendidikan toleransi keagamaan: Studi kasus SMA Muhammadiyah Kupang Nusa Tenggara Timur. Edukasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 11(2), 165–181.
Undang-Undang Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Wahyuni, I. (2017). Membangun pluralisme siswa melalui pendidikan agama Islam di sekolah non-Muslim. Dar el-Ilmi, 4(1), 56–73. https://www.neliti.com/id/publications/265959/membangun-pluralisme-siswa-melalui-pendidikan-agama-islam-di-sekolah-non-muslim
Widyawati, F., & Lon, Y. S. (2020). Politik pendidikan agama di Indonesia dan pelaksanaannya di salah satu kampus Katolik di Flores. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran, 6(1), 13–26. https://doi.org/10.33394/jk.v6i1.2227
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Azizah, Kasful Anwar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




