| E-ISSN .: 3063-9956 :. |
![]() |
| P-ISSN .: 3064-0881 :. |
![]() |
| Submissions |
| Pernyataan Hak Cipta |
| Pernyataan Privasi |
| Tentang Jurnal |
| Sejarah Jurnal |
| Fokus dan Ruang Lingkup |
| Proses Tinjauan Sejawat |
| Etika Publikasi |
| Kebijakan Akses Terbuka |
| Indeksasi |
| Kebijakan Pengarsipan |
| Pernyataan Akses Terbuka |
| Kebijakan Repositori |
| Lisensi Jurnal |
| Kebijakan Plagiarisme |
| Biaya Pemrosesan Artikel (APC) |
| Informasi |
| Tim Editorial |
| Tim Reviewer |
| Penerbit |
| Kontak |
| Untuk Penulis |
| Pedoman Penulis |
| Frekuensi Publikasi |
| Templat Naskah (DOC) |
| Unduh Artikel |
| Vol 1 No 3 Agustus 2024 |
| Vol 1 No 4 November 2024 |
| Vol 2 No 1 Februari 2025 |
| Kontak |
![]() |
| Pengunjung |
Tentang Sistem Penerbitan ini

Proses Editorial dan Penerbitan OJS, sebagaimana diuraikan dalam peta jalan (roadmap), adalah alur kerja komprehensif yang dirancang untuk menangani penyerahan naskah akademik secara efisien dan dengan kualitas tinggi. Berikut adalah rincian mendalam dari setiap tahapan, yang mencerminkan interaksi antara berbagai peran yang terlibat:
1. Proses Penyerahan (Penulis)
- Proses dimulai dengan penulis mengunggah naskah mereka ke situs web jurnal. Selama tahap ini, penulis juga bertanggung jawab untuk memasukkan metadata yang relevan, yang sangat penting untuk pengindeksan dan penemuan oleh sistem seperti Open Archives Initiative (OAI).
- Tindakan Utama: Langkah awal ini adalah tanggung jawab penulis, yang berfokus pada entri data dan penyerahan metadata, guna memastikan naskah dapat dicari dan diakses di dalam sistem jurnal.
2. Antrean Penyerahan (Editor dan Editor Bagian)
- Setelah penyerahan, Editor menugaskan naskah tersebut kepada Editor Bagian, yang akan mengelola naskah melalui proses editorial. Penugasan ini sangat krusial untuk menjaga alur kerja yang terorganisir.
- Editor Bagian bertindak sebagai pengawas utama naskah, memastikan naskah memenuhi standar jurnal dan berjalan lancar melalui setiap fase berikutnya.
- Tindakan Utama: Penugasan ke Editor Bagian memulai proses tinjauan editorial formal, menghubungkan naskah dengan individu yang bertanggung jawab untuk melacak progresnya.
3. Tinjauan Penyerahan (Editor Bagian)
- a) Pemeriksaan Awal: Editor Bagian memulai dengan meninjau naskah untuk memastikan kepatuhan terhadap panduan penyerahan jurnal.
- b) Koordinasi Mitra Bestari: Editor Bagian kemudian mengoordinasikan proses tinjauan sejawat (peer review), di mana reviewer eksternal dipilih berdasarkan keahlian mereka. Ini melibatkan penggunaan basis data jurnal untuk mengundang reviewer yang sesuai dengan minat yang relevan.
- c) Keputusan Editorial: Berdasarkan masukan dari reviewer, Editor Bagian membuat keputusan editorial. Keputusan ini bisa berupa diterima, permintaan revisi, atau penolakan naskah. Penulis akan diberitahu tentang keputusan ini dan mungkin diminta untuk melakukan revisi.
- Tindakan Utama: Ini adalah fase kritis di mana nilai akademik naskah dievaluasi, sangat bergantung pada umpan balik ahli untuk menentukan kesiapannya untuk diterbitkan.
4. Pengeditan Penyerahan (Copyeditor, Layout Editor, dan Proofreader)
- a) Copyediting: Jika naskah diterima, naskah akan memasuki tahap copyediting. Di sini, seorang copyeditor meninjau naskah untuk bahasa, kejelasan, tata bahasa, dan kepatuhan terhadap gaya jurnal. Penulis juga memiliki kesempatan untuk melihat hasil editan ini.
- b) Tata Letak (Galley Layout): Setelah copyediting, Layout Editor memformat naskah ke dalam bentuk galley, yang merupakan versi final siap terbit. Galley dirancang dalam berbagai format, seperti HTML, PDF, dan PS, tergantung pada format publikasi jurnal.
- c) Proofreading: Proofreader melakukan pemeriksaan akhir untuk menangkap kesalahan yang masih tersisa. Ini adalah fase kolaboratif, di mana penulis meninjau cetak coba (galley proofs) untuk memastikan keakuratan sebelum publikasi final.
- Tindakan Utama: Setiap peran dalam fase ini sangat penting untuk menjaga standar publikasi yang tinggi, mulai dari ketepatan bahasa hingga tata letak visual, guna memastikan artikel siap untuk pembaca.
5. Manajemen Edisi (Editor dan Editor Bagian)
- a) Membuat Edisi: Tim editorial mengatur artikel-artikel yang telah diterima ke dalam edisi yang dijadwalkan.
- b) Menjadwalkan Penyerahan: Artikel ditetapkan ke edisi jurnal mendatang berdasarkan jadwal editorial dan frekuensi publikasi.
- c) Mengatur Daftar Isi: Editor memfinalisasi urutan artikel, membuat Daftar Isi (Table of Contents) yang selaras dengan fokus tematik jurnal untuk edisi tersebut.
- Tindakan Utama: Tahap ini memastikan bahwa setiap artikel ditempatkan secara strategis dalam satu edisi, mengoptimalkan visibilitas dan relevansinya bagi pembaca.
6. Publikasi
- Pada tahap ini, jurnal memutuskan kebijakan akses, menawarkan opsi seperti akses terbuka langsung atau akses terbuka tertunda tergantung pada langganan atau kebijakan jurnal.
- Tampilan Edisi Terkini: Artikel yang diterbitkan muncul di edisi terkini, dilengkapi dengan Alat Baca (Reading Tools) yang menautkan ke sumber daya internal dan eksternal terkait, meningkatkan konteks dan kegunaan artikel bagi pembaca.
- Tindakan Utama: Publikasi tidak hanya membuat artikel dapat diakses oleh publik tetapi juga secara strategis meningkatkan dampaknya dengan mengintegrasikan alat bantu baca yang berguna.
Fungsi Manajemen dan Pengarsipan Tambahan
- Manajemen Jurnal: Manajer Jurnal menangani pengaturan awal dan pemeliharaan jurnal, termasuk mendaftarkan editor, reviewer, copyeditor, layout editor, dan proofreader untuk memastikan alur kerja yang mulus.
- Pemilihan Reviewer dan Proses Peninjauan: Editor memilih reviewer untuk setiap naskah dan mengawasi proses peninjauan untuk memastikan umpan balik konstruktif diberikan tepat waktu.
- Peran Copyediting, Layout, dan Proofreading: Setiap tahap melibatkan spesialis guna memastikan bahwa setiap publikasi memenuhi standar jurnal.
- Arsip Penyerahan: Catatan proses penyerahan disimpan baik untuk item yang diterbitkan maupun yang ditolak, menyediakan arsip komprehensif dari semua aktivitas jurnal.
- Arsip Jurnal: Semua edisi yang diterbitkan disimpan dalam arsip jurnal, diindeks untuk ditemukan oleh OAI dan mesin pencari utama seperti Google, guna memaksimalkan visibilitas dan aksesibilitas.
Proses yang teliti ini memastikan bahwa setiap penyerahan menjalani tinjauan dan penyempurnaan yang menyeluruh, meningkatkan kredibilitas jurnal dan nilai ilmiah dari setiap publikasi. Setiap peran berkontribusi pada pengalaman penerbitan berkualitas tinggi, mulai dari penyerahan awal hingga penyimpanan arsip final.


