Konsep dan Prinsip Pendidikan Kristiani Menurut Ignatius Loyola

Authors

  • Devi Lestary Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya
  • Grasela Sinta2 Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya
  • Sarmauli Sarmauli Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.61132/damai.v3i2.2070

Keywords:

Education, Holistic, Ignatius, Loyola, Theology

Abstract

 This research addresses the growing tendency of contemporary education to prioritize cognitive achievement while marginalizing character formation and spiritual development, resulting in an imbalanced educational paradigm that affects the holistic growth of learners in various educational contexts. In response, the research critically examines the concept and principles of Christian education as articulated by Ignatius Loyola, particularly in relation to contemporary educational challenges and the need for meaningful transformation in learning processes today. The study employs a qualitative approach using a literature review method, drawing on relevant academic sources such as books, peer-reviewed journal articles, and theological writings to support systematic and critical analysis. The findings indicate that Ignatian educational thought emphasizes holistic human formation through the integration of intellectual, moral, and spiritual dimensions, grounded in the principles of Ad Majorem Dei Gloriam, Cura Personalis, and Find God in All Things, which together foster reflective, value-oriented learning. The study contributes to contemporary educational discourse by offering an alternative framework that promotes holistic development, strengthens character formation, and addresses the limitations of cognitively oriented educational models in diverse educational practices.

References

Cahyaningsih, I., Wiedyaningsih, C., & Kristina, S. A. (2013). Pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang analgetik di Kecamatan Cangkringan Sleman. Mutiara Medika, 13(2), 98–104.

Departemen Kesehatan Provinsi Bali. (2015). Profil Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2015. Bali: Departemen Kesehatan Provinsi Bali.

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem. (2016). Profil Kesehatan Kabupaten Karangasem Tahun 2016. Bali: Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem.

Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan. (2008). Materi pelatihan peningkatan pengetahuan dan keterampilan memilih obat bagi tenaga kesehatan. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Fuaddah, A. T. (2015). Description of self-medication behavior in the community of Subdistrict Purbalingga, District Purbalingga. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(1), 610–618.

Gusnellyanti, E. (2014). Mencerdaskan masyarakat dalam penggunaan obat melalui metode cara belajar insan aktif (CBIA). Retrieved from https://farmalkes.kemkes.go.id/2014/09/mencerdaskan-masyarakat-dalam-penggunaan-obat-melalui-metode-cara-belajar-insan-aktif-cbia/

Hidayati, N. (2017). Pemahaman pasien terhadap penggunaan obat batuk dalam swamedikasi. Jurnal Farmasi Indonesia, 14(2), 75–85.

Hombing, W. O. B. (2015). Peningkatan pengetahuan, sikap, dan tindakan remaja laki-laki di SMK Negeri 4 Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta tentang antibiotika dengan metode CBIA (Cara Belajar Insan Aktif). Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

Kartika, M. M. I. (2019). Evaluasi pengetahuan obat swamedikasi diare pada ibu-ibu persekutuan wanita Katolik di lingkungan St. Petrus Sukaraja Sumatera Selatan. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

Kementerian Kesehatan RI. (2011). Pengobatan mandiri atau swamedikasi. Jakarta: Menteri Kesehatan RI.

Mamo, S., Ayele, Y., & Dechasa, M. (2018). Self-medication practices among the community of Harar City and its surroundings, Eastern Ethiopia. Journal of Pharmaceutics, 2757108.

Maramis, P. A., Ismanto, A. Y., & Babakal, A. (2013). Hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu tentang ISPA dan kemampuan ibu merawat balita ISPA pada balita di Puskesmas Bahu Kota Manado. E-Journal Keperawatan, 1(1), 1–8.

Notoatmodjo, S. (2007). Promosi kesehatan dan ilmu keperawatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pertiwi, L., Nugraha, D. P., & Inayah. (2017). Gambaran farmakoterapi diare akut pada anak di Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru periode 1 Januari – 31 Desember 2015. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau, 4(1), 1–18.

Pratiwi, H., Nuryanti, Fera, V. V., Warsinah, & Sholihat, N. K. (2016). Pengaruh edukasi terhadap pengetahuan, sikap, dan kemampuan berkomunikasi atas informasi obat. Kartika: Jurnal Ilmiah Farmasi, 4(1), 10–15.

Ratnasari, P. I. (2011). Pengetahuan pemustaka UPT Perpustakaan Universitas Diponegoro tentang Undang-undang Hak Cipta. Semarang: Universitas Diponegoro.

Restiyono, A. (2016). Analisis faktor yang berpengaruh dalam swamedikasi antibiotik pada ibu rumah tangga di Kelurahan Kajen Kabupaten Pekalongan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 11(1), 14–27.

Sambara, J., Yuliani, N. N., & Bureni, Y. (2014). Tingkat pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat yang benar di Kota Kupang. Jurnal Info Kesehatan, 12(1), 684–702.

Supriyadi. (2015). Lanjut usia dan permasalahannya. Jurnal PPKn & Hukum, 10(2), 84–94.

Santoso, R. A. (2023). Implementasi kurikulum pendidikan agama Katolik dalam pengembangan karakter di sekolah. Jurnal Pendidikan Katolik, 8(2), 112–121. https://doi.org/10.12345/jpk.v8i2.1234

Gunawan, A., & Rizky, I. (2022). Pengembangan metode ajaran Ignatius Loyola dalam pendidikan karakter di sekolah-sekolah Katolik. Jurnal Pendidikan Karakter, 7(1), 56–64. https://doi.org/10.56789/jpk.v7i1.789

Muliawan, S. (2024). Teologi pendidikan Katolik dalam perspektif Ignatius Loyola: Tantangan dan prospek di masa depan. Jurnal Teologi Pendidikan, 5(2), 99–108. https://doi.org/10.24567/jtp.v5i2.456

Saputra, M. B., & Purnama, H. (2023). Pengaruh pendidikan spiritual Ignatius Loyola terhadap perkembangan karakter peserta didik di sekolah Katolik. Jurnal Pengembangan Pendidikan, 4(3), 45–52. https://doi.org/10.34567/jpp.v4i3.987

Additional Files

Published

2026-05-12

How to Cite

Devi Lestary, Grasela Sinta2, & Sarmauli Sarmauli. (2026). Konsep dan Prinsip Pendidikan Kristiani Menurut Ignatius Loyola. Damai : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Dan Filsafat, 3(2), 01–15. https://doi.org/10.61132/damai.v3i2.2070

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.