Hubungan Antara Ruang Lingkup Evaluasi Pembelajaran PAI dengan Pembentukan Karakter Siswa di SD Negeri Ngebel Kasihan Bantul
DOI:
https://doi.org/10.61132/hikmah.v3i1.1919Keywords:
Character Formation, Evaluation, Learning, Islamic Religious Education, ScopeAbstract
Evaluation of Islamic Religious Education (PAI) learning plays a strategic role in assessing the achievement of educational goals while supporting the character development of students. The evaluation process not only considers cognitive aspects but also includes affective and psychomotor aspects, such as the appreciation of religious values, noble morals, and the ability to perform religious services. This study aims to describe the relationship between the scope of PAI evaluation and the process of character development of students. The method used is a descriptive qualitative approach, with the research location at SDN Ngebel, Kasihan, Bantul. The research subjects included PAI teachers, students in grades I, V, and VI, and several parents. Data were collected through interviews with teachers, students, and guardians, observations of learning activities and religious practices, and documentation, including records of grades and religious activity agendas. Using the Miles and Huberman interactive model, data analysis included the stages of presentation, reduction, and drawing conclusions. Triangulation methods and sources ensured the validity of the data. The results showed that the implementation of a comprehensive PAI evaluation, which included academic assessment, religious practices, and moral behavior, had a significant impact on the development of student character. This is especially true in terms of religiosity, discipline, and responsibility. Therefore, the broader and more integrated the scope of Islamic Religious Education (PAI) evaluation, the greater its contribution to the overall character formation of students.
References
penilaian, evaluasi; fungsi & tujuan penilaian, ciri-ciri penilaian pendidikan). Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 2(2), 228–233. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i2.195
Asipi, L. S., Rosalina, U., & Nopiyadi, D. (2022). The analysis of reading habits using Miles and Huberman interactive model to empower students’ literacy at IPB Cirebon. International Journal of Education and Humanities, 2(3), 117–125. https://doi.org/10.58557/ijeh.v2i3.98
Azzahra, L. L., & Angeli, R. A. (2024). Implikasi perkembangan afektif, kognitif, dan psikomotorik serta moral dan spiritual peserta didik dalam pembelajaran pada sekolah dasar, 01(02).
Camelia, F. (2021). Profil kemampuan kognitif siswa MAN pada materi membiasakan akhlak terpuji. Shautut Tarbiyah, 27(1), 31. https://doi.org/10.31332/str.v27i1.2455
Fariati, B., & Anwar, A. (2025). Implementasi nilai karakter dalam Al-Qur’an: Mendidik anak di era digital dengan nilai-nilai pendidikan Islam. 5.
Fitri, A., Fitriani, D., & Sundava Putri, G. (2024). Integrasi ilmu pengetahuan dan agama sebagai islamisasi ilmu pengetahuan dalam sistem pendidikan di sekolah. Jurnal Basicedu, 8(2), 1224–1234. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7311
Hamzah, A. (2023). Pengembangan PAI yang integratif. Teaching and Learning Journal of Mandalika (TEACHER), 4(1), 13–19. https://doi.org/10.36312/teacher.v4i1.243
Hasanah, A. F. (2024). Strategi perencanaan pembelajaran untuk meningkatkan prestasi peserta didik. Karimah Tauhid, 3(5), 6065–6072. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i5.13327
Irawan, A., Arifin, B. S., & Nugraha, M. S. (2025). Teknik evaluasi non tes dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Journal for Islamic Studies, 8(2).
Khadavi, K., Banjarnahor, L. E., Tarigan, P. E., Panjaitan, Y. R. Y., & Harahap, S. H. (2024). Desain bahan ajar bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) bermuatan budaya lokal Sumatera Utara melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, 2(4), 22–28. https://doi.org/10.61132/morfologi.v2i4.796
Lona, D., Putri, M., Susmita, D., & Wahyuni, S. (2026). Evaluasi pembelajaran pendidikan agama Islam: Konsep, prinsip, dan landasan evaluasi dalam perspektif Islam. 10.
Mujahid, A. (2025). Pemanfaatan media sosial dalam pembelajaran PAI: Tentang internalisasi nilai keagamaan dan akhlak siswa: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(2), 10245–1050. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3478
Mustafainal, N., Mubhar, M. Z., & Kusnadi. (2023). Peningkatan kualitas pengetahuan, pemahaman, pengamalan ajaran Islam dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. INKAMKU: Journal of Community Service, 1(2), 19–23. https://doi.org/10.47435/inkamku.v1i2.1701
Pitaloka, D. L., Dimyati, D., & Purwanta, E. (2021). Peran guru dalam menanamkan nilai toleransi pada anak usia dini di Indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1696–1705. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.972
Purnomo, A. H., Nasution, D. R., Annisa, R. M., & Syaroh, M. (n.d.). Evaluasi program pendidikan.
Putra, R. P. (2024). Objek evaluasi hasil belajar pendidikan agama Islam analisis taksonomi bloom (kognitif, afektif, psikomotorik). Edu Global: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 18–26. https://doi.org/10.56874/eduglobal.v5i1.1590
Putri, F., & Zakir, S. (2023). Mengukur keberhasilan evaluasi pembelajaran: Telaah evaluasi formatif dan sumatif dalam kurikulum merdeka. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 2(4), 172–180. https://doi.org/10.30640/dewantara.v2i4.1783
Rahim, A. (2022). Kreativitas guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan pembelajaran di sekolah dasar. TAKSONOMI: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 2(2), 77–82. https://doi.org/10.35326/taksonomi.v2i2.2717
Rahmadhanti, A., Sobarna, A., & Rasyid, M. (2022). Analisis tentang proses pembelajaran BTQ dengan metode Al-Barqy di SD Muhammadiyah 7 Kota Bandung. Bandung Conference Series: Islamic Education, 2(2). https://doi.org/10.29313/bcsied.v2i2.4613
Robbi, M. R., Albin Jaya, A. I., & Fitriana, D. A. (2025). Pembelajaran PAI berbasis proyek (PJBL) dalam meningkatkan karakter religius peserta didik kelas IX di SMPN 3 Blora. QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, 4(1), 547–555. https://doi.org/10.58738/qanun.v4i1.916
Romdona, S., Junista, S. S., & Gunawan, A. (2025). Teknik pengumpulan data: Observasi, wawancara dan kuesioner. JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik, 3(1), 39–47. https://doi.org/10.61787/taceee75
Ulfi, K., & Aryati, A. (n.d.). 1,2 Universitas Muhammadiyah Palembang.
Utomo, B. (2021). Implementasi penilaian otentik dalam kurikulum 2013 (Studi kasus di SD Perbatasan Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang). Education Journal: Journal Educational Research and Development, 5(2), 245–254. https://doi.org/10.31537/ej.v5i2.524
Wulandari, S., Marsya, R., & Saleh, S. (2025). Peran orang tua dalam menciptakan keluarga berkarakter.
Yatemi, Y., Zuroidah, L., & Yuliani, R. (2024). Pengaruh pendidikan karakter di PAUD terhadap pembentukan kepribadian anak. Journal of Education and Pedagogy, 1(1), 25–29. https://doi.org/10.62354/jep.v1i1.13
Yusuf, M., & Masyithoh, S. (2025). Kontribusi orang tua dalam pendidikan akhlak anak berdasarkan nilai-nilai Islam. Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS), 1(2), 330–337. https://doi.org/10.62567/ijis.v1i2.1027



