Pendidikan Holistik: Menggabungkan Literasi Qur’an, Tradisi Keagamaan dan Pemberdayaan Alam di Pondok Pesantren Sadana Padarincang

Authors

  • Ahmad Rifa Ein Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin Banten
  • Siti Pakitoh Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin Banten
  • Mus’idul Millah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin Banten

DOI:

https://doi.org/10.61132/karakter.v3i1.1942

Keywords:

Education, Eco-Theology, Holistic, Islamic Boarding Schools, Modern

Abstract

This study explores the shift from traditional to modernist educational paradigms in Islamic boarding schools (pesantren), which have been in existence since before Indonesia’s independence. The shift involves adapting learning methods while retaining traditionalist approaches, ensuring that they meet modern needs without eliminating their core values. The study uses a qualitative-phenomenological approach to examine three main areas: (1) the strategy of educational values and spiritual practices employed by pesantren leaders, with an emphasis on the TAQWA method, which aims to improve student understanding quickly; (2) the integration of Qur'an literacy, religious traditions, and environmental empowerment in the educational process; and (3) the impact of this model on student character development. Qur'an literacy in this context extends beyond reading and memorizing verses, focusing on understanding and actualizing its values in daily life. Religious practices such as book study, worship routines, and etiquette coaching promote moral development. Environmental activities, such as agriculture and natural resource management, encourage independence and ecological awareness. This holistic approach can serve as a model for character education, blending spiritual, social, and environmental aspects, while strengthening pesantren's role in fostering moral and ecological awareness.

References

Anto, R. H. (2017). Pemberdayaan santri Pondok Pesantren Musthafawiyah di era globalisasi (Studi kasus Pondok Pesantren Musthafawiyah). Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 9(2), 16-32.

Ayatullah, H. (2024). Konsep ekologi dalam Al-Qur'an dan implementasinya di Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman, Bogor.

Dermawan, H., & Siregar, M. (2024). Perspektif pendidikan Al-Zarnuji dan relevansinya dengan kurikulum Merdeka Belajar. Al-Qiyadi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 140-148. https://doi.org/10.62274/al-qiyadi.v2i1.130

Hasanah, F., & Wahyuni, F. A. (2024). Motivasi orang tua memilih Pondok Pesantren untuk pendidikan anak. Fakta: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 13-26. https://doi.org/10.28944/fakta.v4i1.334

Hosaini, H., Subaidi, S., Hamzah, Muh. Z., Simbolon, N. Y., & Sutiapermana, A. (2024). Tawheed-based pedagogy: Empowering Islamic education through community engagement and pesantren tradition. Journal of Human and Education (Jahe), 4(4), 353-360. https://doi.org/10.31004/jh.v4i4.1220

Jayana, T. A. (2021). Pendidikan literasi berbasis Al-Quran dalam tinjauan teologis, historis, dan sosiologis. Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman, 10(2), 205-218. https://doi.org/10.35878/islamicreview.v10i2.313

Khofi, M. B., & Furqon, M. (2024). Strategi kepemimpinan kiai dalam mengembangkan Pondok Pesantren. Incare, International Journal of Educational Resources, 5(3), 265-288. https://doi.org/10.59689/incare.v5i3.1019

Kusdiana, A. (2014). Sejarah pesantren: Jejak, penyebaran, dan jaringannya di wilayah Priangan, 1800-1945 (Cetakan pertama). Buahbatu, Bandung: Humaniora.

Maesaroh, S., Ratnaningsih, S., & Nurochim, N. (2026). Pendidikan sebagai investasi modal SDM: Analisis nilai, dampak sosial-ekonomi. Akademik: Jurnal Mahasiswa Humanis, 6(1), 129-136. https://doi.org/10.37481/jmh.v6i1.1797

Miles, M. B., Huberman, A. M., Saldana, J., & Rohidi, T. R. (1996). Analisis data. Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah, 61.

Mundir, M. (2026). Pesantren sebagai basis peradaban: Analisis historis integrasi ilmu dalam tradisi Islam Nusantara. Jurnal Qalamina, 1(1), 75-95.

Mundir, M. (n.d.). Pesantren sebagai basis peradaban: Analisis historis integrasi ilmu dalam tradisi Islam Nusantara.

Murtadha, M. (2018). Islam ramah lingkungan. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 6(2), 61. https://doi.org/10.22373/jiif.v6i2.3047

Muthohar, A. (2024). Pergeseran makna sosial pesantren (Studi pada wali santri Pondok Pesantren An-Nur Bululawang, Pondok Pesantren Modern Ar-Rifaie Gondanglegi, Al-Izzah IIBS Batu).

Nasr, H., & Nasr, H. (1990). Man and nature. S.L: Unwin Paperbacks.

Nasrudin, M., Harun, H., Salim, A., & Dimyati, A. (2021). Strategi epistemologis implementasi pendidikan holistik pada Pondok Pesantren. Ulumuddin: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 11(1), 69-84. https://doi.org/10.47200/ulumuddin.v11i1.767

Nasution, A. F., & Nita, Z. (2023). Metode penelitian kualitatif. Jl. Cibadak, Astanaanyar, Bandung: Cv. Harfa Creative. Retrieved from redaksi.harfa@gmail.com

Norhudlari, A. (2024). Eksistensi nilai-nilai pendidikan karakter di era modern dalam buku pribadi dan martabat Buya Hamka. Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 13(1), 49-65. https://doi.org/10.18592/jtipai.v13i1.9417

Nurhadi, I. (2018). Pemberdayaan masyarakat Pondok Pesantren untuk meningkatkan minat masyarakat: Studi kasus pemberdayaan santri Pondok Pesantren Nurul Ulum Munjungan. Al-Idarah: Jurnal Kependidikan Islam, 8(1), 142-153. https://doi.org/10.24042/alidarah.v8i1.3085

Ramadhona, N., & Sari, I. (2024). Krisis ekologi perspektif ekoteologi Islam dan Kristen. Diterbitkan oleh Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, 22(2). https://doi.org/10.51900/ushuluddin.v22i2.22320

Ruswanda, A. S. (2025). Mengkaji konsep ekoteologi menurut Nasaruddin Umar. Jurnal Keislaman, 8(2), 532-545. https://doi.org/10.54298/jk.v8i2.667

Sitorus, K. T. A., & Salim, N. S. (2025). Efektivitas program literasi Al-Qur'an dalam membentuk karakter religius siswa. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains, 14(2), 283-295. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v14i2.28642

Susilo, A. A., & Wulansari, R. (2020). Sejarah pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam, 20(2), 83-96. https://doi.org/10.19109/tamaddun.v20i2.6676

Toharudin, U., Hendrawati, S., & Rustaman, A. (2011). Membangun literasi sains peserta didik. Bandung: Humaniora.

Tukiyah, R. Y., & Bustan, B. M. (2024). Konsep pendidikan holistik di pesantren: Analisis terhadap pemikiran Imam Al-Ghazali. Jurnal Studi Pesantren, 4(1), 17-28. https://doi.org/10.35897/studipesantren.v4i1.811

Downloads

Published

2026-02-21

How to Cite

Ahmad Rifa Ein, Siti Pakitoh, & Mus’idul Millah. (2026). Pendidikan Holistik: Menggabungkan Literasi Qur’an, Tradisi Keagamaan dan Pemberdayaan Alam di Pondok Pesantren Sadana Padarincang. Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 3(1), 228–241. https://doi.org/10.61132/karakter.v3i1.1942

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.