Implementasi Ilmu Agama dalam Membentuk Kepribadian Islami pada Generasi Muda

Authors

  • Aden Sutisna Universitas Pelita Bangsa
  • Restu Buana Universitas Pelita Bangsa
  • Seravinus Reagen Manurung Universitas Pelita Bangsa
  • Ismail Mubarok Universitas Pelita Bangsa
  • Dede Nurzaman Universitas Pelita Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.61132/moral.v3i2.2375

Keywords:

Akhlak, Islamic Personality, Religious Knowledge Implementation, Tauhid, Young Generation

Abstract

This study employed a qualitative-descriptive approach using a phenomenological paradigm and a library research method. The research examined classical theological texts and contemporary developmental psychology literature through a humanistic and empathetic analytical perspective. Results: The findings indicate that religious knowledge cannot operate mechanically, but rather through an internalization process from knowing to doing. Logically, this implementation is based on three main pillars: (1) the Tauhid pillar, which develops muraqabah awareness (the feeling of being observed by God) as an internal control against deviant behavior; (2) the Sharia pillar, functioning as a means of mental training, concentration enhancement, and impulse control (delayed gratification) amidst digital distortion; and (3) the Akhlak pillar, manifested in ethical digital behavior and social empathy. The primary obstacles to implementation are doctrinal teaching approaches and the crisis of role modeling from the adult environment. Conclusion: This study concludes that implementing religious knowledge through a dialogic-humanistic approach is effective in shaping young individuals with strong mental resilience, high integrity, and the ability to adapt confidently to modernity.

References

Al-Ghazali, A. H. (2011). Ihya Ulumuddin (Revitalisasi ilmu-ilmu agama). Darul Hadits.

Ali, M., & Asrori, M. (2018). Psikologi remaja: Perkembangan peserta didik. Bumi Aksara.

Ananda, R., & Siregar, N. (2023). Internalisasi nilai-nilai religiusitas dalam membentengi remaja dari dampak negatif dekadensi moral. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(2), 145–158.

An-Nabhani, T. (2003). Asy-Syakhshiyyah al-Islamiyyah (Pembentukan kepribadian Islam). HTI Press.

An-Nawawi, Y. B. S. (2018). Syarah Hadits Arba’in An-Nawawi (Terjemahan). Darul Haq.

Azra, A. (2019). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Kencana.

Daradjat, Z. (2014). Ilmu pendidikan Islam. Bumi Aksara.

Fauzi, A., & Handayani, S. (2024). Relevansi pendidikan akhlak di era perundungan digital (cyberbullying): Pendekatan hermeneutika hadis. Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis, 8(1), 57–72.

Gunarsa, S. D. (2012). Psikologi remaja. Gunung Mulia.

Hasan, F. (2019). Dasar-dasar pendidikan Islam. Raja Grafindo Persada.

Ibnu Khaldun, A. (2010). Mukaddimah Ibnu Khaldun (Terjemahan). Pustaka Al-Kautsar.

Nata, A. (2016). Pendidikan dalam perspektif Al-Qur'an. Prenadamedia Group.

Pratama, M. R., & Lestari, W. (2025). Mengatasi existential dread pada Generasi Z melalui implementasi konsep muraqabah dan tasawuf modern. Jurnal Psikologi Islam dan Spiritualitas, 11(3), 210–227.

Rahman, M. (2022). Pendekatan humanis dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Studi kasus relevansi kurikulum karakter pada Generasi Alpha. Jurnal Pendidikan Islam Kaffah, 10(4), 312–329.

Shihab, M. Q. (2020). Yang jenaka dari Islam: Islam yang humanis, santun, dan menyejukkan. Lentera Hati.

Yusuf, S. (2017). Psikologi perkembangan anak dan remaja. PT Remaja Rosdakarya.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Aden Sutisna, Restu Buana, Seravinus Reagen Manurung, Ismail Mubarok, & Dede Nurzaman. (2026). Implementasi Ilmu Agama dalam Membentuk Kepribadian Islami pada Generasi Muda. Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 3(2), 171–177. https://doi.org/10.61132/moral.v3i2.2375

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.