Implementasi Konseling Realita untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Perubahan Perilaku Adaptif
DOI:
https://doi.org/10.61132/pengharapan.v3i2.2018Keywords:
Learning Motivation, Reality Therapy, Social Environment, Student Behavior, WDEPAbstract
This study aims to analyze the application of reality therapy counseling in improving students’ learning motivation influenced by social and family environmental factors. This research uses a qualitative approach with a literature study method supported by interview data as complementary information. Data were collected through the analysis of relevant scientific literature and supported by interviews with parents to describe students’ daily behavior. The results show that low learning motivation is influenced by an unfavorable social environment and lack of family supervision, leading to behaviors that do not support learning activities, such as poor time management and low engagement in academic tasks. The application of reality therapy using the WDEP technique (wants, doing, evaluation, planning) helps students develop self-awareness, evaluate their behavior, and plan more adaptive actions. The findings indicate that reality therapy contributes positively to improving students’ learning motivation through behavioral change and increased personal responsibility. This study concludes that reality therapy can be used as an alternative approach in helping students overcome learning motivation problems.
References
Aminah, S. (2020). Peran konselor dalam meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pendekatan konseling. Jurnal Bimbingan Konseling, 7(2), 142.
Corey, G. (2017). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning.
Fauzi, M. (2021). Pengaruh lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 59.
Haris, A. (2020). Implementasi teknik konseling dalam meningkatkan motivasi belajar. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Konseling, 6(2), 79.
Hidayat, R. (2020). Penerapan teknik WDEP dalam konseling realita untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Indonesia, 5(2), 127.
Lestari, D. (2022). Pengaruh lingkungan sosial terhadap motivasi belajar siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 9(1), 53.
Prayitno Hadi. (2017). Konseling profesional yang berhasil: Layanan dan kegiatan pendukung. PT Raja Grafindo Persada.
Rahman, A. (2019). Faktor lingkungan dalam mempengaruhi motivasi belajar siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(2), 97.
Sardiman, A. M. (2018). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Rajawali Press.
Sari, N. (2021). Efektivitas konseling realita dalam meningkatkan tanggung jawab belajar siswa. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 9(3), 218.
Slameto. (2020). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Tohirin. (2015). Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah (Berbasis Integrasi), Ed. Revisi. Rajawali Press.
Uno, H. B. (2019). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Bumi Aksara.
Wulandari, S. (2022). Penerapan konseling realita terapi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Ilmiah Bimbingan Dan Konseling, 6(1), 39.
Yusuf, S. (2016). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Remaja Rosdakarya.



