Peran Gembala Jiwa dalam Problematika Pernikahan Dini di Indonesia

Authors

  • F. Christa Natalia Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia Malang
  • Theresiani Bheka Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia Malang
  • Y. Wilson B.Lena Meo Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia Malang

DOI:

https://doi.org/10.61132/sabar.v2i4.1310

Keywords:

Canon Law, Canon 1072, Contemporary Social Context, Family Pastoral Care, Early Marriage

Abstract

This article discusses the phenomenon of early marriage in Indonesia from the perspective of the Code of Canon Law, particularly Canon 1072, which emphasizes the pastoral duty of guiding young people away from premature marriages. Using a qualitative-descriptive method with a literature review approach, the study examines canonical texts, Church documents, and empirical data related to the issue. The findings reveal that Catholic marriage demands free and mature consent, emotional stability, and openness to the gift of life. Early marriage often fails to fulfill these essential elements, leading to negative social, psychological, health, and economic consequences. Furthermore, it highlights the challenges faced by the Church in pastoral accompaniment amid cultural and socioeconomic pressures that encourage early unions. Therefore, Canon 1072 remains a relevant and preventive pastoral guideline, aiming to protect the dignity and freedom of young people, promote responsible preparation for marriage, and strengthen the foundation of Catholic family life in modern Indonesian society.

References

Alfa, Fathur Rahman. 2019. “Pernikahan Dini Dan Perceraian Di Indonesia.” Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah (JAS) 1(1):49. doi: https://doi.org/10.33474/jas.v1i1.2740.

Andy, Safria, Putri Balqis Fahira Santoso, and Taufik Hidayat Pasaribu. 2023. “Faktor-Faktor Penyebab Pernikahan Di Usia Dini Serta Upaya Penanganannya (Studi Pada Kantor KUA Medan Denai).” ISLAMIKA 5(1):217–26. doi: https://doi.org/10.36088/islamika.v5i1.2722.

Badhi, Maria Katarina, Josef Kusi, and Karolus Charlaes Bego. 2024. “Problematika Perkawinan Usia Dini (Studi Kasus Di Desa Nggesa Biri Kecamatan Detukeli Kabupaten Ende).” Sajaratun: Jurnal Sejarah Dan Pembelajaran Sejarah 8(1):104–27. doi: https://doi.org/10.37478/sajaratun.v8i1.2892

Bawono, Yudho, Setyaningsih Setyaningsih, Lailatul Muarofah Hanim, Masrifah Masrifah, and Jayaning Sila Astuti. 2022. “Budaya Dan Pernikahan Dini Di Indonesia.” Jurnal Dinamika Sosial Budaya 24(1):83–91. doi: https://doi.org/10.26623/jdsb.v24i1.3508.

CNN Indonesia. 2025. “Pernikahan Dini Masih Marak Di Indonesia, Ancam Masa Depan Anak.” https://www.cnnindonesia.com/nasional/20250526163200-20-1233374/pernikahan-dini-masih-marak-di-indonesia-ancam-masa-depan-anak.

Fadilah, Dini. 2021. “Tinjauan Dampak Pernikahan Dini Dari Berbagai Aspek.” Pamator Journal 14(2):88–94. doi: https://doi.org/10.21107/pamator.v14i2.10590.

Indawati, Yana, Syaifullah Umar Said, Misrina Rohmatun Ismaniyah, Wahyu Yuha, and Fahriza Dhya Kusuma. 2024. “Faktor Dan Dampak Pernikahan Dini Dalam Perspektif Undang-Undang Perkawinan.” Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities 4(1):80–91.

Indriani, Fatma, Nadia Hendra Pratama, Rehuliana Ninta Br Sitepu, and Yuli Atfrikahani Harahap. 2023. “Dampak Tradisi Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Reproduksi Pada Wanita : Literature Review.” Journal of Science and Social Research 6(1):1. doi: https://doi.org/10.54314/jssr.v6i1.1150.

Jindung, Pilipus Benizi, and Karifansius Firman. 2025. “Menelaah Realitas Perceraian Dalam Keluarga Katolik Dan Upaya Pencegahannya Melalui Penerangan Kanon 1141.” JURNAL PASTORAL KATEKETIK 2(1):44–56. doi: https://doi.org/10.70343/wss8tc54.

KV II, Dokumen. 1965. Gaudium et Spes. Jakarta: Departemen Dokumen dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

KWI. 2015. “Relatio Synodi: Panggilan Dan Perutusan Keluarga Dalam Gereja Dan Dunia Zaman Sekarang.” Seri Dokumen Gerejawi No. 96 96(November 2015). https://www.dokpenkwi.org/wp-content/uploads/2017/08/Seri-Dokumen-Gerejawi-No-96-PANGGILAN-DAN-PERUTUSAN-KELUARGA-1.pdf.

KWI. 2016. Kitab Hukum Kanonik. Revisi II. edited by R. D. R. Rubiyatmoko. Jakarta: Konferensi Waligereja Indonesia.

KWI. 2018. Amoris Laetitia. Vol. 45. edited by F. . Adisusanto and B. H. T. Prasasti. jakarta: Departemen Dokumen dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

Lumunder, Epafras Mario, Esther Avilita Retor, Inriany F. Kreysen, Sylvia Evangelin Bawihu, Meri lusia Awalo, and Wolter Weol. 2024. “Kesiapan Emosional Dan Spiritual Pasangan Dalam Memasuki Pernikahan.” ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling 1(3):35–46. https://ejournalgkn.web.id/index.php/1/index.

Mauludi, Syahrul. 2023. “Pendidikan Agama Sebagai Prevensi Pernikahan Dini: Analisis Terhadap Pemahaman Dan Praktik Agama Dalam Mengatasi Fenomena Pernikahan Dini Di Pekanbaru.” Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, Dan Humaniora 2(1):13–22. doi: https://doi.org/10.56113/takuana.v2i1.69.

Mayolla, Innoccentius Gerardo, and Reinardus Bhadar Agastya Rynanta. 2024. “Memaknai Dimensi Sakramental Perkawinan Katolik Dalam Kanon 1055 §1-2 Dari Perspektif Teologi Tubuh Paus Yohanes Paulus II.” Media: Jurnal Filsafat Dan Teologi 5(1):113–32. doi: https://doi.org/10.53396/media.v5i1.218.

Mufrida, Icen Ectefania. 2024. “RI Peringkat 4 Jumlah Perempuan Yang Menikah Di Bawah Usia 18 Tahun.” https://data.goodstats.id/statistic/ri-peringkat-4-jumlah-perempuan-yang-menikah-di-bawah-usia-18-tahun-JkHnB.

Ndala, Agustina Tresendi, Wilfrida Chintia Teku, Yohanes Filkianus Malik, Wefrondi Leoh, Valentina Anjelin Rubu, Karolus T. Sius, and Maria Florencia Yunita Bello. 2024. “Menikah Muda : Menggali Dampak Tersembunyi Pada Pendidikan Dan Karir.” Aspirasi : Publikasi Hasil Pengabdian Dan Kegiatan Masyarakat 2(6):66–77. doi: https://doi.org/10.61132/aspirasi.v2i5.1148.

Octaviani, Fachria, and Nunung Nurwati. 2020. “Dampak Pernikahan Usia Dini Terhadap Perceraian Di Indonesia.” Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Humanitas 2(2):33–52.

Panawar, Jesica, Jhanet Hety Mariana Jauhari, and Jeshinta Ginda Kirani Aurora Tarek. 2025. “Masalah Keluarga : Peran Dan Tanggung Jawab Pastoral.” MALEOSAN: Jurnal Pastoral Konseling Dan Budaya 1(02):44–64. https://journal.gknpublisher.net/index.php/maleosan/article/view/238.

Paulus II, Yohanes. 1981. Familiaris Consortio. cet. 5. Departemen Dokumen dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

Subani, Yohanes, Oktovianus Naif, Herman Punda Panda, Desiderius Metan, Maria Roswita Boe, and Dede Turu. 2025. “Sosialisasi Perkawinan Katolik Tinjauan Hukum Kanonik Dan Moral Perkawinan Bagi OMK Santo Kristiforus Matani- Kupang.” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) 6(2):2662–69. doi: http://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i2.6123.

Sukendar, Yohanes, Teresia Ose, and Imiu Imiu. 2022. “Pengaruh Kursus Persiapan Perkawinan Terhadap Keharmonisan Keluarga Di Paroki Santa Maria Bunda Karmel Mansalong.” In Theos : Jurnal Pendidikan Dan Theologi 1(5):153–58. doi: https://doi.org/10.56393/intheos.v1i5.541.

Tampubolon, Elisabeth Putri Lahitani. 2021. “Permasalahan Perkawinan Dini Di Indonesia.” Jurnal Indonesia Sosial Sains 2(5):738–46. doi: https://doi.org/10.36418/jiss.v2i5.279.

Vidalia, Rika Nur, and Muhammad Azinar. 2022. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perkawinan Usia Dini.” Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) 10(1):115–21. http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm.

Yesepa, Wilfridus Samdirgawijaya, and Fabianus Sidi. 2020. “Bentuk Persiapan Perkawinan Keluarga Katolik Di Stasi Betlehem Sekolaq Joleq.” Gaudium Vestrum: Jurnal Kateketik Pastoral 4(2):82. https://stkpkbi.ac.id/ojs/index.php/jgv/article/view/67.

Downloads

Published

2025-10-21

How to Cite

F. Christa Natalia, Theresiani Bheka, & Y. Wilson B.Lena Meo. (2025). Peran Gembala Jiwa dalam Problematika Pernikahan Dini di Indonesia. Sabar : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Dan Katolik, 2(4), 33–48. https://doi.org/10.61132/sabar.v2i4.1310

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.