Pendidikan Karakter Kristen dalam Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.61132/sukacita.v2i3.1130Keywords:
contemporary challenges, Imago Dei, ecclesia domestica, family, Christian character educationAbstract
Penelitian ini mengkaji implementasi pendidikan karakter Kristen dalam keluarga di era kontemporer yang menghadapi berbagai tantangan globalisasi. Menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, penelitian ini menganalisis landasan teologis, konsep teoretis, dan strategi implementasi pendidikan karakter Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter Kristen memiliki fondasi yang kuat dalam konsep Imago Dei dan mandat Alkitabiah, khususnya Ulangan 6:6-7 dan Efesus 6:4. Keluarga berfungsi sebagai ecclesia domestica yang menjalankan fungsi kerygma, koinonia, leiturgia, dan diakonia dalam pembentukan karakter anak. Nilai-nilai fundamental seperti buah Roh (Galatia 5:22-23) menjadi karakteristik utama yang perlu ditanamkan melalui metodologi keteladanan, pendekatan naratif, disiplin redemptif, dan ritual keluarga. Namun, tantangan kontemporer seperti sekularisasi, relativisme moral, teknologi digital, perubahan struktur keluarga modern, dan pluralisme agama memerlukan strategi adaptif. Penelitian ini memperkenalkan Teori Transformasi Karakter Holistik (TKTH) yang mengintegrasikan dimensi teologis-antropologis, psiko-sosial, pedagogis-metodologis, dan komunal-ekosistemik. Revitalisasi pendidikan karakter Kristen dalam keluarga menjadi kebutuhan mendesak untuk membentuk generasi dengan fondasi moral dan spiritual yang kuat di tengah dinamika perubahan sosial yang cepat.
References
Anastasia, P. (2024). Pembentukan karakter anak di sekolah melalui strategi pendidikan agama Kristen. Jurnal Penggerak. https://jurnal.sttii-bali.ac.id/index.php/JTP/article/view/84
Anshori, S. (2016). Kontribusi ilmu pengetahuan sosial dalam pendidikan karakter. Edueksos Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi, 3.
Bandura, A. (2019). Auto-efficacité: Comment le sentiment d’efficacité personnelle influence notre qualité de vie. Paris: De Boeck Supérieur. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=PYC3DwAAQBAJ
Benson, P. L., Roehlkepartain, E. C., & Rude, S. P. (2019). Spiritual development in childhood and adolescence: Toward a field of inquiry. Beyond the Self. https://doi.org/10.4324/9780203764688-12
Dominggus, M., Simon, J. C., Nayuf, H., Nande, D. P., Hale, M., Susanti, A., ... & Epafras, L. C. (2022). Bisa dengar suara saya?: Ragam perspektif teologi publik atas perubahan dalam gereja, sekolah Kristen, dan masyarakat Indonesia. Malang: Sekolah Tinggi Teologi Aletheia.
Dwici, N., Manik, Y., Santoso, J., Tinggi, S., Moriah, T. I. T., Indonesia, T., ... & Petrus, P. (2022). Implementasi media pembelajaran di pendidikan agama Kristen untuk peningkatan kerohanian peserta didik. Ekklesia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani. https://doi.org/10.63576/ekklesia.v1i1.12
Gaspersz, S. (2019). Umat pilihan Allah – Suatu telaah teologis etis Perjanjian Lama mengenai Ulangan 7:1–11. Papua: Aseni.
Giawa, H. N. (2025). Membangun generasi beriman, mandiri, dan berkarakter: Pendidikan model homeschooling berbasis nilai Kristiani. Sulawesi Tengah: Feniks Muda Sejahtera. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=kQFCEQAAQBAJ
Gibbs, E. (2010). Kepemimpinan gereja masa mendatang. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Harisantoso, I. T. (2023). Teologi keluarga Kristen. Yogyakarta: Andi Offset.
Krismawati, Y. (2018). Teori psikologi perkembangan Erik H. Erikson dan manfaatnya bagi tugas pendidikan Kristen dewasa ini. Kurios, 2(1). https://doi.org/10.30995/kur.v2i1.20
Lado, O. U., & Windarti, M. T. (2024). Peran guru Kristen dalam membangun karakter siswa di sekolah multikultural. Journal New Light, 2(2), 68–82. https://ejurnal.stpdianmandala.ac.id/index.php/newlight/article/view/129
Manuliang, H. C. (2017). Pendidikan Agama Kristen (PAK). https://menarakristen.blogspot.com/2017/03/pendidikan-agama-kristen-pak-i.html
Masinambow, Y. (2021). Transformasi pendidikan Kristen dalam konteks kebangsaan Indonesia (Vol. 2). https://doi.org/10.47530/EDULEAD.V2I1.59
Meko, F. (2023). Kepada yang terhormat: Surat kepada filsuf, teolog, sosiolog, pedagog, inventor, dan sastrawan. Yogyakarta: PT Kanisius.
Melkisedek, M., Agustin, V., & ... (2024). Keteguhan iman dalam era tantangan dari perspektif teologis Kristen. Jurnal Budi Pekerti Agama. https://journal.aripafi.or.id/index.php/jbpakk/article/view/276
Ohoitimur, H. H., Douw, D., & ... (2023). Upaya guru pendidikan agama Kristen dalam pembentukan karakter siswa menghadapi tantangan masa depan. Harati: Jurnal Pendidikan, 3(Oktober), 218–232. https://www.ejournal.iaknpky.ac.id/index.php/harati/article/view/407
Patty, F. N., Wenno, V. K., & Toisuta, F. A. (2020). Keluarga dan pendidikan karakter: Menggali implikasi nilai-nilai Hausetafel dalam Efesus 6:1–9. https://core.ac.uk/download/pdf/352947724.pdf
Randa, F. (2020). Refleksi makna keadilan profesi akuntan dalam perspektif spiritual Kristiani. Jurnal Sistem Informasi, Manajemen dan Akuntansi (SIMAK), 18(1), 58–68. http://ojs.feb.uajm.ac.id/index.php/simak/article/view/114
Rantung, D. A. (2025). Pendidikan Agama Kristen di era teknologi digital: Menjawab tantangan dan peluang. Yogyakarta: CV ANDI Offset. http://repository.uki.ac.id/19293/1/PendidikanAgamaKristendiEraTeknologiDigital.pdf
Rudding, R., Melda, Ramme, F. Y., Ruben, D. I., & Masarrang, S. A. (2025). Teknologi dan hidup kudus: Bagaimana generasi Z mengintegrasikan nilai-nilai Kristen dalam era digital. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal (JIPKL), 5(3), 654–666. https://jipkl.com/index.php/JIPKL/article/view/268
Saekoko, N., Syahputra, A. W., & Sarjana, P. (2025). Teori ketertarikan Byrne dan Griffit: Dampak gadget pada dinamika interaksi manusia modern. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(2), 98–112.
Saetban, C., & Koebanu, D. I. (2024). Perspektif Suku Timor Soe tentang manusia menurut Ume Kbubu (Rumah Bulat). Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat, 2(3), 201–211.
Seo, M. R., Tanaem, E., Bia, O., Amung, H. E., & Bara Pa, H. D. (2025). Teknologi artificial intelligence dalam evaluasi pendidikan: Masa depan penilaian pembelajaran. Sabar: Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik, 2(3), 79–95. https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Sabar/article/view/1058
Setiawan, S. A. (2022). Konsep Merdeka Belajar menurut Ki Hajar Dewantara pada Kurikulum Merdeka dan implementasinya dalam pembelajaran agama Kristen di sekolah. Ekklesia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 1(1).
Sigalingging, J., & Raranta, J. E. (2022a). Peran pendidikan agama Kristen (PAK) dalam keluarga terhadap pembentukan mental, spiritual, dan karakter anak. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(6), 7426–7436. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i6.4103
Sigalingging, J., & Raranta, J. E. (2022b). Peran pendidikan agama Kristen (PAK) dalam keluarga terhadap pembentukan mental, spiritual, dan karakter anak. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(6). https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i6.4103
Simanjuntak, E. (2021). Kasih yang berpura-pura dan relevansinya bagi umat Kristen: Studi eksegesis kitab Roma 12:9–10. Areopagus: Jurnal Pendidikan dan Teologi Kristen, 19(1). https://doi.org/10.46965/ja.v19i1.517
Simanjuntak, J. (2021). Ilmu belajar dan didaktika pendidikan Kristen. Yogyakarta: Andi Offset. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=iIU5EAAAQBAJ
Sirait, R. G. (2020). Digital karakter perspektif agama dan pendidikan. Jakarta: Ahlimedia Book. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=1ZYOEAAAQBAJ
Suwito, B. (2021). Bersekutu dalam Allah Tritunggal dimulai dalam kehidupan keluarga Kristiani. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 21(1).
Ta’birampo, W., Nengsi, Taburang, A., & Paressa, W. (2023). Teologi Kristen dan dinamika hubungan keluarga: Suatu kajian literatur pembentukan nilai-nilai keluarga. Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis, 1(4), 427–436.
Tafonao, T. (2018a). Peran gembala sidang dalam mengajar dan memotivasi untuk melayani terhadap pertumbuhan rohani pemuda. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 2(1). https://doi.org/10.46445/ejti.v2i1.85
Tafonao, T. (2018b). Peran pendidikan agama Kristen dalam keluarga terhadap perilaku anak. Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3(2).
Tamera, D., & Kotta, C. J. H. (2023). Menelusuri buah-buah roh: Galatia 5:22–23 dan transformasi diri bagi generasi muda Kristen. Conscientia: Jurnal Teologi Kristen. http://ojs.theologi.id/index.php/conscientia/article/view/31
Telaumbanua, A. (2025). Teori-teori belajar dan penerapannya dalam pendidikan agama Kristen. Yogyakarta: Andi Offset. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=bylGEQAAQBAJ
Turmudi, E. (2021). Merajut harmoni, membangun bangsa: Memahami konflik dalam masyarakat Indonesia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=4KBOEAAAQBAJ
Viter, V., & Bambangan, M. (2025). Makna Imago Dei dalam teologi pastoral berdasarkan Lukas 14:12–14 bagi kaum disabilitas dalam kehidupan gerejawi. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika. https://www.stt-tawangmangu.ac.id/e-journal/index.php/fidei/article/view/558
Willard, D. (2020). The Great Omission (Pengabaian Agung): Merebut kembali pengajaran penting Yesus tentang pemuridan. Jawa Timur: Literatur Perkantas Jatim.
Wirawan, A. (2021). Pendidikan Kristen dalam keluarga sebagai pendekatan pembentukan karakter anak. Harati: Jurnal Pendidikan Kristen. https://www.academia.edu/download/75428642/19.pdf
Wirawan, B. (2022). Efektivitas pembentukan karakter siswa Kristen dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen secara daring. Harati: Jurnal Pendidikan Kristen, 3(2), 87–96.
Yuhananik, Y. (2022). Implikasi kemerdekaan dalam Roh terhadap kebebasan asasi Kristiani di era digital. Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.54403/rjtpi.v2i2.42






