Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Membentuk Sikap Inklusif di Tengah Keberagaman

Authors

  • Yesica Hutahaean Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Roman Ryanto Lumbantobing Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Anju Mayda Serasi Sihombing Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Tasya Octavia Situmeang Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

DOI:

https://doi.org/10.61132/sukacita.v3i1.1763

Keywords:

Christian Religious Education, Inclusive Attitudes, Learning Environment, Multiculturalism, Tolerance

Abstract

This article discusses the role of Christian Religious Education (PAK) in shaping inclusive attitudes of students in the midst of diverse Indonesian society. Using a descriptive qualitative approach, this study examines how PAK can teach the values ​​of love, justice, and respect for differences, and their impact on students' character. The results of the study indicate that PAK not only functions as a transmitter of the doctrine of faith, but also as a means to promote tolerance and interfaith dialogue. Teachers play an important role as facilitators who create a safe and supportive learning environment, and integrate multicultural values ​​into the curriculum. Although PAK faces challenges in the learning approach, collaboration between the church, school, and family can strengthen the impact of religious education. Thus, PAK has great potential in shaping a tolerant generation committed to social justice in a pluralistic society.

References

Bagir, Z. A. (2015). Pendidikan agama dan kebebasan beragama. CRCS UGM.

Banks, J. A. (2019). An introduction to multicultural education (5th ed.). Pearson Education.

Darmaputera, E. (2002). Pendidikan nilai dalam dunia postmodern. BPK Gunung Mulia.

Gay, G. (2018). Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice (3rd ed.). Teachers College Press.

Groome, T. H. (2010). Berbagi iman: Pendekatan menyeluruh dalam pendidikan agama dan pelayanan pastoral. Kanisius.

Hidayat, K. (2006). Psikologi beragama. Paramadina.

Maarif Institute. (2018). Pendidikan agama dan toleransi di Indonesia. Maarif Institute.

Magnis-Suseno, F. (1987). Etika sosial: Dasar dan prinsip. PT Gramedia Pustaka Utama.

Mangunwijaya, Y. B. (1990). Gereja dan masyarakat. Kanisius.

Messakh, J. J. (2023). Peran pendidikan agama Kristen dalam membangun moderasi beragama di era 5.0. Jurnal Ilmu Pendidikan, 5. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i5.5678

Mulia, E. (2024). Peran guru dalam membentuk lingkungan belajar multikultural yang inklusif. Jurnal Paramurob, 7. https://doi.org/10.32699/paramurobi.v7i1.6357

Priyotamtomo, P. W. (2007). Pluralisme dan pendidikan agama. Pustaka Pelajar.

Rumahuru, Y. Z. (2021). Pendidikan agama inklusif sebagai fondasi moderasi beragama: Strategi merawat keberagaman di Indonesia. Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 7(2). https://doi.org/10.30995/kur.v7i2.323

Sidjabat, B. S. (2017). Mengajar secara profesional: Mewujudkan pendidikan bermakna bagi peserta didik Kristen. Kalam Hidup.

Tilaar, H. A. R. (2015). Multikulturalisme: Tantangan-tantangan global masa depan dalam transformasi pendidikan nasional. Grasindo.

Zubaedi. (2020). Pendidikan berbasis masyarakat: Upaya menawarkan solusi terhadap berbagai problem sosial. Pustaka Pelajar.

Downloads

Published

2026-01-15

How to Cite

Yesica Hutahaean, Roman Ryanto Lumbantobing, Anju Mayda Serasi Sihombing, & Tasya Octavia Situmeang. (2026). Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Membentuk Sikap Inklusif di Tengah Keberagaman. Sukacita : Jurnal Pendidikan Iman Kristen, 3(1), 60–71. https://doi.org/10.61132/sukacita.v3i1.1763

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.