Ekspresi Inkulturasi Budaya NTT dalam Liturgi sebagai Perjumpaan Iman dan Budaya
DOI:
https://doi.org/10.61132/nubuat.v2i4.1469Keywords:
Catholic Church, Gospel, Inculturation, Liturgy, NTTAbstract
This article aims to understand how cultural expressions of East Nusa Tenggara (NTT) are inculturated in the liturgy of the Catholic Church as a manifestation of a dynamic encounter between Christian faith and local culture. The research method used is qualitative with a desk observation approach, which involves an in-depth study of Church documents, biblical texts, and practices of contextual liturgical analysis in various regions of NTT. The main results of the study indicate that the process of cultural inculturation in the liturgy in NTT not only enriches the forms of expression of the faith of the people, but also deepens the meaning and experience of the liturgy as a space for authentic theological dialogue between the Gospel message and local cultural heritage. Furthermore, this inculturation emphasizes the relevance of faith in the socio-cultural context, where local elements such as music, dance, clothing, and symbolism are brought to life to reveal the mystery of Christ more contextually. The theological and pastoral implications of these findings are that the Catholic Church in Indonesia, particularly in NTT, is a living, contextual, and relevant witness to the faith, demonstrating that the Gospel can be firmly embedded in the local land and culture, while strengthening the religious identity of the people amidst cultural plurality.
References
Andreas Jimmy. (2025). Pastoral digital dalam era disrupsi teknologi: Transformasi pelayanan Gereja Katolik menghadapi tantangan dan peluang evangelisasi virtual. Jurnal Reinha, 16(1), 63-76. https://doi.org/10.56358/ejr.v16i1.430
Arifin, A. (2023). Media lawatan umat Gereja Odilia (E. Melodi, Ed., pp. 1-97). Paroki Citra Raya.
Bel, A. P. (2024). Adaptasi dan informasi liturgi dalam Ekaristi bersama anak di Paroki St. Mikael Nita. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik, 4(1), 1-119.
Bembot, L., & Viktoria, L. (2024). Bridging traditions: The Catholic Church’s engagement with Manggarai cultural heritage. Mysterium Fidei: Journal of Asian Empirical Theology, 2(2), 136-146.
Bire Logo, M. M. (2022). Mempertemukan agama lokal dan Kekristenan dalam bingkai kontekstualisasi dan poskolonial. Apostolos: Journal of Theology and Christian Education, 2(2), 102-117. https://doi.org/10.52960/a.v2i2.157
Cakranegara, J. J. S. (2020). Perjumpaan awal misionaris Katolik dan masyarakat Bali. Dialog, 43(1), 109-118. https://doi.org/10.47655/dialog.v43i1.364
Camnahas, A. (2020). 100 tahun karya SVD di Indonesia: Konteks, kesuksesan, kegagalan, makna, dan retrospeksi historis untuk SVD di masa depan. Jurnal Ledalero, 1-31.
Delila Bancin, H. D. Aritonang, W. F. Sihombing, R. J. T. Sitio, & G. Butar-Butar. (2024). Kajian teologi inkulturasi dalam upacara mendegger uruk di Desa Penanggalan Binanga Boang Kabupaten Pakpak Bharat. Journal New Light, 2(4), 50-68. https://doi.org/10.62200/newlight.v2i4.161
Dewa, A. (2021). Teologi inkarnasi dan Gereja yang inkarnatoris menurut Hans Urs von Balthasar. Media (Jurnal Filsafat Dan Teologi), 2(1), 25-59. https://doi.org/10.53396/media.v2i1.18
E.F.D. Martasudjita. (2010). Proses inkulturasi. Studia Philosophica et Theologica, 10(1).
Firmanto, A. D. (2021). Eklesiologi Nusantara, studi kasus beberapa pemikiran teolog Indonesia.
Fransiskus, P. (2016). Gaudium et Spes (Vol. 13, Issue 2). ARTEMEN Dokumentasi dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia 2021. https://doi.org/10.5840/jcathsoc20161327
Gita Safitri, R. Romas, S. Adinuhgra, & F. Janu Hamu. (2022). Musik liturgi inkulturasi Dayak sebagai pendekatan pastoral dalam meningkatkan partisipasi umat Paroki Katedral Santa Maria Palangka Raya. Sepakat: Jurnal Pastoral Kateketik, 8(2), 58-73. https://doi.org/10.58374/sepakat.v8i2.100
Hendrikus Febrianto Fernandez. (2023). Inkulturasi profesi: Usaha pewartaan Injil Kristus dalam ungkapan kesalehan umat. Jurnal Reinha, 14(2), 70-87. https://doi.org/10.56358/ejr.v14i2.232
Iswanto, A. (2018). Media dan hibrid identitas keagamaan di era digital. Harmoni, 17(1), 172-179. https://doi.org/10.32488/harmoni.v17i1.299
Karso, O. S. (2022). Inkulturasi Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Palasari. Institutsional Repository, 1-14.
Kirchberger, G. L. (2023). Teologi inkulturasi dalam sejarah Gereja dan dewasa ini di Flores, Indonesia. Jurnal Ledalero, 22(1), 88. https://doi.org/10.31385/jl.v22i1.342.88-101
Lembaga Aliktab Indonesia. (2020). Alkitab Deuterokanonika. IKAPI.
Loudry Malau, C., Raya, T. B., & Endi, Y. (2024). Inkulturasi Gereja Asia: Suatu tinjauan inkulturasi dalam terang dokumen FABC. Jurnal Pelayan Pastoral, 5(1), 56-66.
Martasudjita, E. (2021). Teologi inkulturasi. Kanisius.
Martasudjita, E. P. D. (2022). Inkulturasi dan tata perayaan Ekaristi 2020 gambaran berinkulturasi dalam konteks Indonesia. Studia Philosophica et Theologica, 22(2), 159-180. https://doi.org/10.35312/spet.v22i2.441
Mbuilima, A. A. M. (2021). Penerapan karya inkarnasi Kristus dalam Gereja multikultural sebagai etik Gereja di Indonesia. Skenoo: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1(2), 140-152. https://doi.org/10.55649/skenoo.v1i2.13
Michael, A., Kalembang, H., & Tandiangga, P. (2022). Upaya inkulturasi Gereja Katolik di Toraja. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 8652-8658.
Nabu, H., Silab, T., & Senda, S. (2024). Musik inkulturasi dalam perayaan Ekaristi dan relevansinya bagi liturgi Gereja Katolik. Jurnal Studi Multidisipliner, 8(6), 136-147.
Nogu, G. Y., Maryati, T., & Yasa, I. W. P. (2025). Akulturasi budaya lokal dan budaya Eropa pada bangunan Gereja Kristus Raja Pagal, Kelurahan Pagal, Manggarai, NTT dan potensinya sebagai sumber belajar sejarah di SMA. Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah, 13(1), 1-10. https://doi.org/10.23887/jjps.v13i1.74588
Padang, S. S., Sesa, D., Manaruri, A., Kenangalem, A., & Wombaibabo, H. (2025). Inkulturasi iman Kristen dalam budaya Toraja: Studi teologis terhadap makna Rambu Solo' dan Rambu Tuka' dalam konteks iman dan pendidikan agama Kristen. HUMANITIS: Jurnal Humaniora, Sosial Dan Bisnis, 3(3), 479-487.
Pasaribu, G. R. H. (2025). Inkulturasi iman: Dinamika budaya dan teologi Pentakosta dalam konteks modern. Jurnal Imparta, 3(2), 95-107. https://doi.org/10.61768/jr2bzg23
Pramanda, F. Y., & Priyatmono, B. (2025). Konsep re-planning kompleks Gereja Sao Paulo Lospalos melalui pendekatan inkulturasi budaya di Timor Leste. Jurnal Dinamika Sosial Dan Sains, 2(4), 670-676. https://doi.org/10.60145/jdss.v2i4.153
S, A. E., & Pereira, A. A. (2023). Inkulturasi Gondang Sabangunan Batak Toba dalam liturgi pemberkatan perkawinan: Perjumpaan Kristus dan Gerejanya dengan budaya lokal. SAPA - Jurnal Kateketik Dan Pastoral, 8(1), 25-37. https://doi.org/10.53544/sapa.v8i1.344
Setyoningrum, Y. (2020). Analysis of Christian inculturation to Javanese culture on Catholic Church built on the Dutch colonial period. Ambiance, 1(2).
Sugiyanto. (2022). Inkulturasi musik etnik dalam liturgi Gereja Kalimantan. Jurnal Teruna Bhakti, 5(1), 136-150.
Thomas Kadek Lintang Kurniawan, Antonius Denny Firmanto, & Nanik Wijiyati Aluwesia. (2022). Inkulturasi sebagai usaha mewartakan Injil: Kajian eklesiologi-historis pewartaan kekatolikan di Bali. Jurnal Reinha, 13(1), 15-35. https://doi.org/10.56358/ejr.v13i1.120
Tibo, P. (2024). Litrugia theology: Liturgical inkulturation as an effort to maintain religious and cultural identity for Catholic students who are prospective catechists of the Batak tribe.
Tobing, O., Tibo, P., & Muri, H. (2024). Inkulturasi liturgi Katolik dalam pembentukan identitas budaya dan religius mahasiswa calon ketekis suku Batak. Selidik (Jurnal Seputar Penelitian Pendidikan Keagamaan), 6(2), 63-77. https://doi.org/10.61717/sl.v6i2.100
Tukan, M. K. A. C. S. D. (2021). Inkulturasi dolo-dolo sebagai kesenian sekuler ke dalam liturgi Gereja Katolik. Jurnal Budaya Nusantara, 5(1), 16-24. https://doi.org/10.36456/JBN.vol5.no1.4310
Ujan, B. B. (2020). Inkulturasi liturgi. In Liturgi Sumber dan Puncak Kehidupan (Vol. 19, Issue 6). Sekolah Tinggi Teologi Bethel Indonesia.
Usmanij, P. A., & Akbar, G. M. (2020). Tinjauan teologis mengenai pemahaman umat terhadap inkulturasi dan dampaknya: Studi kasus Gereja Katolik Ganjuran. Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika, 2(1). https://doi.org/10.38052/gamaliel.v2i1.44
Wennar, W., & Purmanasari, N. O. (2023). Liturgi kontemporer dalam ibadah dan implikasinya pada kerohanian jemaat di Sinode Gereja Bethel Indonesia. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 6(2), 210-232. https://doi.org/10.34081/fidei.v6i2.415
Widyawati, F., Lon, Y. S., & Midun, H. (2025). Mission and inculturation: Preserving local language and culture in the Indonesian Church. HTS Teologiese Studies / Theological Studies, 81(1). https://doi.org/10.4102/hts.v81i1.10516
Winarwan, D. (2020). Adaptasi dan transformasi lagu adat dalam liturgi Gereja Katolik di Manggarai Flores. Jurnal Kawistara, 1(3).
Wiwin, R. (2020). Sebuah refleksi pastoral inkulturasi budaya Jawa dalam penghayatan iman Katolik implikasinya dalam kegiatan misa Jum'at Legi. Jurnal Reinha, 8(1), 143-161. https://doi.org/10.56358/ejr.v8i1.6
Yohanes Paulus II. (2010). Gereja di Asia (Church In Asia) Anjuran Apostolik. Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI.
Yohanes, Y., & Murdani, W. T. (2025). Ekaristi merayakan malam Tahun Baru Jawa 1 Suro: Inkulturasi untuk apresiasi iman yang liberatif. Nusa: Journal of Science Studies, 1(3), 78-91. https://doi.org/10.59613/37srr968
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nubuat : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


