Keutamaan Gereja dalam Menghadapi Tantangan dan Mempertahankan Toleransi dalam Berbagai Agama-Agama di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.61132/nubuat.v1i4.370Keywords:
Indonesia, Tolerance, Love, PluralismAbstract
By writing scientific papers, he talked about how the virtue of the Christian Church in the midst of the majority and living became an example in encountering problems and introducing interfaith tolerance in Indonesia. As a country with strong religious traditions, Indonesia has challenges in creating harmonious relationships between all communities. In this writing, I am also trying to write that with the education of teaching love, the Christian church has the potential to become an agent of reconciliation in a pluralistic society. Christian teachings on selfless love, forgiveness, and acceptance of discrimination provide opportunities for people to actively participate in interfaith dialogue. However, the Church also addresses theological and social issues as absolute.
References
Arfiansyah, R., Audyarizki, E. N. H., Nugraha, A. A., Tarissa, Kartika, B. K., Pamungkas, G. T., Kartika, D. S. Y., & Pudji, E. W. (2022). Toleransi antarumat agama di masyarakat desa Jarak. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2, 163.
Harefa, I. K., & Bambangan, M. (2024). Kajian etika Kristen tentang prinsip mengasihi berdasarkan kitab Injil dan implikasinya bagi orang Kristen. Jurnal Ilmiah Tumou Tou, 5.
Marbun, R. C. (2019). Kasih dan kuasa ditinjau dari perspektif etika Kristen. Jurnal Teologi Cultivation, 3, 3.
Oentoro, J. (2010). Indonesia satu Indonesia beda Indonesia bisa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Pamungkas, C. (2014). Toleransi beragama dalam praktik sosial: Studi kasus hubungan mayoritas dan minoritas agama di Kabupaten Buleleng. Episteme, 9, 287.
Santoso, A. P. A., Habib, M., Rezi, R., & Hapsari, D. (2021). Kemunculan agama baru di Indonesia ditinjau dari sudut pandang HAM dan kerukunan umat beragama. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 5(1), 627–635. https://doi.org/10.58258/jisip.v5i1.1783
Silaban, Y. A., Tambunan, T. M., Banurea, S. F., Pasaribu, S. G., & Sitopul, B. (2024). Respon iman Kristen terhadap pluralitas agama. Silih Asah, 8.
Siregar, V. D., & Boiliu, F. M. (2023). Pendidikan agama Kristen humanis sebagai pendekatan dalam membina sikap toleransi beragama. Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 8(1), 10–17. https://doi.org/10.33541/rfidei.v8i1.160
Situmorang, J. T. H. (2015). Theologi proper: Menjelaskan pribadi Allah yang benar, hidup, dan absolut. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Sonjya, A., & Diningrat, B. R. (2023). Relasi agama dan politik di Indonesia. Jurnal Bina Oikumene, 5(1), 21–28. https://doi.org/10.51486/jbo.v5i1.82
Takaliuang, M. P. (2012). Faktor-faktor penghambat dan penunjang pertumbuhan gereja. Missio Ecclesiae, 7.
Supriadi, M. N. (2022). Perdamaian dalam konteks pluralitas Indonesia: Sebuah analisis etis-teologis. Sesawi, 3, 7–8.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nubuat : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


