Makna Nilai Religius Pati Ka Du'a Bapu Ata Mata Ende Lio dalam Perspektif Ajaran Katolik

Authors

  • Floriana Doa Sekolah Tinggi Pastoral Institut Pastoral Indonesia Malang
  • Intansakti Pius X Sekolah Tinggi Pastoral Institut Pastoral Indonesia Malang
  • Emmeria Tarihoran Sekolah Tinggi Pastoral Institut Pastoral Indonesia Malang

DOI:

https://doi.org/10.61132/sabar.v2i4.1530

Keywords:

Catholic Teaching Perspective, Meaning, Philosophy, Religious Values, Societal Perspective

Abstract

This article discusses the meaning of religious values ​​in the Pati Ka Du'a Bapu Ata Mata tradition of the Ende Lio community and how this tradition is understood from a Catholic perspective. This tradition is a form of respect for ancestors who are believed to continue to play a role in the lives of their descendants. The study aims to explain the religious meaning, ethical values, and the integration of local traditions with the Catholic faith through an inculturation process. Using qualitative methods through interviews, observations, and literature studies, this study found that the Pati Ka Du'a Bapu Ata Mata tradition contains values ​​of gratitude, solidarity, togetherness, and an awareness of human connection with nature, ancestors, and God. From a Catholic perspective, these values ​​align with teachings on respect for others and the communion of saints, although some elements of the tradition require theological refinement to conform to Catholic principles. These findings suggest that local traditions can serve as a means of deepening faith, strengthening cultural identity, and encouraging harmonious religious practices within the Ende Lio community.

References

Adon, M. J., Depa, S. R., & Masut, V. R. (2021). Hubungan antara konsep Du’a Ngga’e sebagai realitas tertinggi Suku Ende-Lio dengan iman Kristiani. Al-Hikmah: Jurnal Studi Agama-Agama, 7(2). https://doi.org/10.30651/ah.v7i2.10954

Bandur, H. (2025). Moderasi beragama: Katolisitas dan lokalitas. PT Kanisius.

Deno, R., Roe, Y. T., & Samingan, S. (2022). Dua Bapu: Kepercayaan kepada roh nenek moyang dengan pemberian sesajian pada upacara adat di Desa Sokoria, Kecamatan Ndona Timur, Kabupaten Ende. Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah, 7(1), 77–89. https://doi.org/10.37478/sajaratun.v7i1.1961

Farhaeni, M. (2023). Etika lingkungan, manusia dan kebudayaan. Deepublish.

Gaa, A. (2023). Pemanfaatan nilai-nilai karakter dalam upacara Pati Ka Embu Mamo pada masyarakat Desa Ndungga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(4), 2747–2758.

Harapan, K. D. A. N. (2021). Gaudium et spes.

Jebadu, A. (2018). Bukan berhala! Penghormatan kepada roh orang meninggal. Penerbit Ledalero.

Kartina, A. V. (2017). Ansambel musik Nggo Lamba dalam upacara Pati Ka Du’a Bapu Ata Mata di Danau Kelimutu Ende Flores Nusa Tenggara Timur (Skripsi). Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Kusi, J., & Mau, H. (2025). Messages of ecological awareness in the Pa’a Loka ritual of water sources among the Lio indigenous people, Ende Regency, Flores. Santhet (Jurnal Sejarah, Pendidikan dan Humaniora), 9(3), 906–916. https://doi.org/10.36526/santhet.v9i3.5351

Mahamboro, D. B., Baladika, A., & Andhika, L. (2023). Pendidikan ekologis untuk kelompok pendampingan iman remaja (PIR) Paroki St. Yusuf Bintaran Yogyakarta. Madaniya, 4(4), 1710–1716.

Martasudjita, E. (2021). Teologi inkulturasi: Perayaan Injil Yesus Kristus di bumi Indonesia. PT Kanisius.

Minggu, K. (2023). Pati Ka Ti’i Sepa: Ritus korban masyarakat adat Ende-Lio di Kabupaten Ende. Media Bina Ilmiah, 17(8), 2033–2040.

Najoan, D. (2020). Memahami hubungan religiusitas dan spiritualitas di era milenial. Educatio Christi, 1(1), 64–74.

Ndiwa, A. K. (2024). Makna ritus Ti’i Ka Pati Ae masyarakat Pajoreja dalam perbandingan dengan devosi kepada orang kudus dalam Gereja Katolik (Skripsi). IFTK Ledalero.

Ndona, Y. (2018). Kecenderungan sentripetal pada masyarakat Jawawawo–Keo Tengah.

Nggadho, G. (2024). Nilai keselamatan dalam ritus “Pati Ka Du’a Bapu Ata Mata” Suku Lio-Moni dan dalam tradisi mendoakan orang mati dalam perayaan Ekaristi. IFTK Ledalero.

Nguyen, H. G. T., Sims, C. M., Toman, B., Horn, J., van Zee, R. D., Thommes, M., Ahmad, R., Denayer, J. F. M., Baron, G. V., & Napolitano, E. (2020). A reference high-pressure CH₄ adsorption isotherm for zeolite Y: Results of an interlaboratory study. Adsorption, 26(8), 1253–1266. https://doi.org/10.1007/s10450-020-00253-0

Pereira, A. A. (2022). Eskatologi menurut pandangan Katolik: Sebuah pemahaman tentang keselamatan akhir. Stulos: Jurnal Teologi, 20(2), 224–240.

Prada, L., Anggal, N., & Avan, K. (2025). Peran guru agama Katolik dalam menanamkan semangat multikultural melalui pendidikan agama Katolik. Berkat: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 2(4), 1–12. https://doi.org/10.61132/berkat.v2i4.1161

Reba, A. R., Juhani, S., Beke, A. B., Mbani, B. R., Reda, E. D., Dala, F. B. B., & Dule, K. (2022). Konsep teologi ekologis dalam ritual Ngeti Uma pada masyarakat Ende-Lio. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik, 2(2), 178–195. https://doi.org/10.52110/jppak.v2i2.62

Schuurman, B. (2019). Topics in terrorism research: Reviewing trends and gaps, 2007–2016. Critical Studies on Terrorism, 12(3), 463–480. https://doi.org/10.1080/17539153.2019.1579777

Sudarto, S., Nurholis, E., & Brata, Y. R. (2024). Potensi Sintren sebagai sumber nilai dan spiritual masyarakat petani Patimuan. https://doi.org/10.25157/ja.v11i2.16437

Tama, S. (2018). Inkulturasi Prier memperkaya ekspresi iman dengan musik. Jurnal Teologi, 7(1), 77–96. https://doi.org/10.24071/jt.v7i1.1205

Towe, M. M. (2018). Etnomatematika dalam ritual adat Suku Lio “Pati Ka” di Danau Kelimutu.

Watun, V. I. A., Bhoki, H., & Aran, A. M. (2025). Meningkatkan karakter religius siswa melalui penghayatan budaya religius sekolah dan kepemimpinan karismatik guru agama Katolik. JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya, 6(1), 1–13. https://doi.org/10.56358/japb.v6i1.339

Downloads

Published

2025-10-31

How to Cite

Floriana Doa, Intansakti Pius X, & Emmeria Tarihoran. (2025). Makna Nilai Religius Pati Ka Du’a Bapu Ata Mata Ende Lio dalam Perspektif Ajaran Katolik. Sabar : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Dan Katolik, 2(4), 131–140. https://doi.org/10.61132/sabar.v2i4.1530

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.