Urgensitas Nilai Moral Kristiani dalam Pembentukan Karakter Anak Muda Katolik: Peran Pendidikan Moral di Smak Santo Peregrinus Laziosi Watumingan
DOI:
https://doi.org/10.61132/anugerah.v3i2.2129Keywords:
Catholic youth, Character formation, Christian morality, Digital era, Faith educationAbstract
The study examines the urgency of Christian moral values in shaping the character of Catholic youth amid the dynamics of the digital era, marked by shifting values and identity crisis. The focus of the study is directed toward the role of Christian moral education at SMAK Santo Peregrinus Laziosi Watumingan as an integrative medium between faith and concrete life. This research employs a qualitative approach based on a literature review by critically and systematically analyzing relevant scholarly sources. This approach enables an in-depth conceptual exploration of the relationship between moral values, character formation, and the social context of Catholic youth. The findings reveal that Christian moral values, such as: honesty, truth, justice, courtesy, and respect for human dignity, play a fundamental role in forming a holistic person rooted in faith. These values are not merely taught as normative principles but are internalized through a learning process that emphasizes the interconnectedness between Gospel teachings and students’ lived realities. In this context, Christian moral education functions as a bridge that addresses the gap between faith and modern challenges, while fostering ethical awareness and social responsibility among learners. Therefore, this study affirms that Christian moral education holds strong relevance as a strategy for nurturing character and faith in the younger generation. The sustained internalization of values strengthens personal resilience in facing contemporary life and forms individuals capable of witnessing Gospel values daily. This study contributes conceptually to the development of contextual, reflective, and transformative character education within Catholic educational settings.
References
Ansorullah, H., Priskap, R., Bustanuddin, & Monita, Y. (2024). Pentingnya etika dan moralitas dalam kehidupan bermasyarakat bagi pelajar SLTA Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal Pengembangan Budaya Hukum, 1(1), 85–91. https://doi.org/10.22437/jphk.v1i1.38999
Bhakti, A. S. (2024). Konsepsi pendidikan Katolik menurut dokumen Mendidik di Masa Kini dan Masa Depan: Semangat yang Diperbarui (Instrumentum Laboris). VOCAT: Jurnal Pendidikan Katolik, 4(1), 95–105. https://doi.org/10.52075/vctjpk.v4i1.447
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Dahurandi, K., & Arianto, F. (2025). Forma pendidikan Gereja Katolik di era abad 21. Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 25(1), 67–78. https://doi.org/10.24036/pedagogi.v25i1.2420
Fadli, M. R. (2021). Implementation of sociocultural based character education in senior high school. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 134–145. https://doi.org/10.21831/jpka.v12i2.41957
Gafur, L., Syukur, I., Owa, A., & Fakundus, Y. (2020). Aku percaya doktrin Gereja Katolik dan moral Kristiani: Buku guru untuk sekolah menengah agama Katolik (R. Wahyudi, Ed.). Kanisius.
Hidaya, A. Al, Yandi, F., & Mariana, S. (2025). Membangun moralitas remaja melalui internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter. Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan, 2(3), 699–712. https://doi.org/10.63424/ahsanitaqwim.v2i3.423
Linda, & Pius X, I. (2023). Peran guru pendidikan agama Katolik dalam pendidikan iman dan karakter anak di sekolah. Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama, 2(1), 119–126. https://doi.org/10.55606/jutipa.v2i1.243
Lumbantobing, K. D., & Siagian, R. J. (2025). Tantangan dan peluang Gereja dalam pembentukan karakter di era modern. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 6(2), 194–206. https://doi.org/10.47530/edulead.v6i2.295
Manullang, J. M., & Ndona, Y. (2024). Konsep nilai sila keadilan sosial dalam pendidikan Katolik. WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(3), 172–176. https://doi.org/10.62383/wissen.v2i3.183
Mariyana, W., Asy’arie, B. F., & Fathorrozy. (2024). Penguatan pendidikan moral terhadap remaja di era globalisasi. Malewa: Journal of Multidisciplinary Educational Research, 2(2), 26–40. https://doi.org/10.61683/jome.v2i2.116
Neonisa, E. Y., & Ottu, F. (2025). Manajemen pembelajaran pendidikan Kristen berbasis Imago Dei: Refleksi Kejadian 1:26–27. SERVITA DEI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 1(1), 103–121.
Ngatini, Y. (2025). Remaja dan pergumulannya di era digital. Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian di Indonesia.
Putri, F. S., Fauziyyah, H., Dewi, D. A., & Furnamasari, Y. F. (2021). Implementasi sikap sopan santun terhadap karakter dan tata krama siswa sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 4987–4994. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1616
Rasyid, R., Fajri, M. N., Wihda, K., Ihwan, M. Z. M., & Agus, M. F. (2024). Pentingnya pendidikan karakter dalam dunia pendidikan. Jurnal Basicedu, 8(2), 1278–1285. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7355
Saeful, A. (2021). Implementasi nilai kejujuran dalam pendidikan. Tarbawi, 4(2), 124–142.
Sudarminta, J. (2013). Etika umum: Kajian tentang beberapa masalah pokok dan teori etika normatif. Kanisius.
Sukatin, Ma’ruf, A., Putri, D. M., Karomah, D. G., & Hania, I. (2021). Urgensi pendidikan karakter bagi remaja di era digital. SOSAINS: Jurnal Sosial dan Sains, 1(9), 1101–1111. https://doi.org/10.36418/sosains.v1i9.205
Suli, S. M., Paruku, M., La’bi, Y. T., Ritayani, & Sumanda, D. M. (2026). Peran pendidikan agama Kristen dalam membentuk karakter dan nilai moral peserta didik di tengah tantangan perkembangan zaman. ADIBA: Journal of Education, 5(3), 114–126.
Suseno, F. M. (1987). Etika dasar: Masalah-masalah pokok filsafat moral. Kanisius.
Tapung, M. M. (2024). Diskursus filosofis pedagogik: Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Lintang Pustaka Utama.
Telaumbanua, A., Samangilailai, N. W., & Sirait, W. P. B. (2024). Kajian teologis tentang konsep kasih terhadap sesama dalam Injil 1 Yohanes 4:7–8 dan relevansinya bagi umat Kristiani. Jurnal Magistra, 2(4), 84–91. https://doi.org/10.62200/magistra.v2i4.173
Tjang, Y. S., & Prasetyo, L. (2026). Makna ungkapan “Akulah” dalam Injil Yohanes: Kajian kristologis dan soteriologis. Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik (JUFTEK), 9(2), 62–75. https://doi.org/10.58919/juftek.v9i2.307
Tonapa, D., Legi, R. E., Lumantow, A. I. S., Liud, Y. H., & Mailoor, A. J. A. (2025). Membangun karakter Kristiani melalui pendekatan kontekstual dalam pendidikan agama Kristen. Jurnal Excelsior Pendidikan, 6(1), 14–28. https://doi.org/10.51730/jep.v6i1.76
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Herlina Tiara A. Lendo, Yanto Sandy Tjang, Kristina Meni, Gabriel Babtis Tuta, Janti Sudono, Felisitas Yuswanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



