Dinamika Bullying di Lingkungan Pesantren Perspektif Psikososial dan Pendidikan Islam yang Holistik
DOI:
https://doi.org/10.61132/reflection.v2i3.1193Keywords:
aqidah, bullying, character, pesantren, ukhuwahAbstract
The phenomenon of bullying that occurs in the pesantren environment is not only a social problem, but also reflects a crisis in the internalization of Islamic educational values. This study aims to examine the dynamics of bullying in Islamic boarding schools from a psychosocial perspective and Islamic educational values. With a literature study approach and qualitative content analysis, this study explores various theories, empirical findings, and expert views obtained from relevant journals, books, and scientific works. The results of the study show that the practice of bullying in pesantren often stems from power relations that are institutionalized through the hierarchy structure of seniority, as well as weak supervision of the process of internalizing Islamic values among students. The values of Islamic ukhuwah, justice, and compassion that should be the spirit of Islamic education are often eroded by a culture of silence, neglect, or even the wrong perception that bullying is part of discipline. In fact, the concept of Islamic education not only emphasizes the mastery of the knowledge of tools (tsaqafah), but also the formation of intellect ('aqliyah), soul (nafsiyah), and Islamic personality (syakhsiyah Islamiyah) based on a strong aqidah. Bullying prevention requires deeper Islamic character education, strengthening social control, and psychosocial approaches to maintain mental and spiritual balance of students. The implications of this study emphasize the importance of a holistic and civilized pesantren management strategy, by fostering an anti-bullying culture, creating a safe, harmonious, and harmonious learning environment that is in line with the main goals of Islamic education. Thus, pesantren are expected to be able to form students who are not only intellectually intelligent, but also have noble morals, high social spirit, empathy, and have a strong Islamic personality and full of integrity.
References
Aisyah, R., & Malik, H. (2021). Dinamika bullying di sekolah pesantren: Studi psikososial. Jurnal Psikologi Islam, 5(2), 115-128.
Al-Abrar, M. (2021). Nilai-nilai pendidikan Islam dalam mencegah kekerasan. Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 123-135.
Anwar, S. (2020). Kekerasan dalam pendidikan pesantren: Kajian sosio-kultural. Jurnal Pendidikan Islam, 15(1), 35-50.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Hasan, F. (2020). Pendidikan karakter pesantren: Teori dan praktik. Rajawali Press.
Hasanah, R. (2020). Pendidikan pesantren dan penguatan nilai ukhuwah islamiyah. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 55-67.
Hasanah, U. (2020). Peran ukhuwah islamiyah dalam mencegah konflik sosial di lingkungan pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 55-66.
Khairunnisa, L. (2023). Hierarki dan kekerasan simbolik dalam pesantren. Jurnal Sosiologi Pendidikan Islam, 8(1), 45-60. https://doi.org/10.69698/jpai.v1i1.422
Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781071878781
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Munir, A. (2021). Implementasi nilai Islam dalam pendidikan kontemporer. Alfabeta.
Munir, M. (2017). Pendidikan karakter dalam perspektif Islam. Jurnal Edukasi Islami, 6(1), 44-58.
Munir, M. (2019). Implementasi nilai rahmah dalam pendidikan Islam. Jurnal Tarbiyatuna, 10(1), 78-89. https://doi.org/10.30739/tarbiyatuna.v1i01.1005
Munir, M. (2019). Nilai-nilai pendidikan Islam dalam menanggulangi kekerasan di lembaga pendidikan. Jurnal Edukasi Islami, 8(2), 221-234.
Nasution, A. (2022). Urgensi pendidikan karakter Islam dalam menghadapi tantangan sosial modern. Jurnal Pendidikan Islam, 13(2), 115-130.
Neuman, W. L. (2014). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches (7th ed.). Pearson Education.
Nugroho, E. (2021). Psikologi remaja Islam: Teori dan aplikasi. Pustaka Pelajar.
Qomar, M. (2017). Pesantren: Dari transformasi metodologi menuju demokratisasi institusi. Erlangga.
Qomariyah, S. (2020). Syakhsiyah Islamiyah dalam pembentukan kepribadian Muslim sejati. Jurnal Pendidikan Islam dan Humaniora, 5(1), 20-34.
Qomariyah, S. (2021). Konsep syakhsiyah Islamiyah dalam pembentukan kepribadian Muslim. Jurnal Al-Fikr, 23(2), 143-160.
Qomariyah, S. (2021). Syakhsiyah Islamiyah dalam pembentukan karakter peserta didik di lembaga pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam: Jurnal Studi Keislaman, 9(1), 45-58.
Rahman, I. (2022). Ekologi pendidikan dan perilaku kekerasan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 9(3), 201-217.
Saputra, D. (2022). Bullyproofing pesantren: Menegakkan nilai kesetaraan. UB Press.
Sari, N., & Wibowo, T. (2023). Model character building berbasis sirah Nabi di pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 77-89.
Sari, R. P., & Purwanto, A. (2020). Bullying di pesantren: Analisis dari perspektif psikologi sosial. Jurnal Psikologi Islam, 14(1), 77-90.
Sulistiyani, N. (2021). Bullying di kalangan santri: Studi kasus pesantren di Jawa Tengah. Jurnal Pendidikan dan Psikologi, 9(1), 55-67.
Suyadi, & Sutrisno. (2020). Model pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam dalam pembentukan moral siswa. Jurnal Tarbawi, 7(1), 1-12. https://doi.org/10.55380/tarbawi.v1i01.30
Syah, M. (2018). Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru. Remaja Rosdakarya.
Syaifuddin, M. (2021). Budaya diam dalam pesantren: Studi kasus terhadap mekanisme sosial dalam menyikapi kekerasan. Jurnal Al-Tarbawi, 8(2), 122-137.
Utami, S. (2022). Efektivitas program pembinaan akhlak santri. Jurnal Pendidikan Akhlak, 4(1), 33-48. https://doi.org/10.31332/jpi.v4i1.4357
Wahid, A. (2018). Kekerasan simbolik di lembaga pendidikan keagamaan. Jurnal Sosial dan Budaya, 15(3), 201-215.
Yusran, A. (2022). Keadilan dalam sistem pendidikan Islam dan pencegahan kekerasan institusional. Jurnal Pendidikan dan Peradaban Islam, 8(2), 101-114.
Zarkasyi, H. F. (2019). Membangun akhlak santri: Tantangan dan solusi dalam dunia pesantren. LKiS.



