Strategi Sekolah dalam Mengatasi Dampak Negatif Media Sosial pada Etika Siswa SMP N 05 Kota Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.61132/hidayah.v2i4.1431Keywords:
Character Education, Negative Impact, School Strategy, Social Media, Student EthicsAbstract
Social media has become an integral part of adolescent life, including that of junior high school students. While it offers benefits in terms of communication and access to information, social media also brings negative impacts on students’ ethical development, such as impolite behavior, the spread of hoaxes, and cyberbullying. This study aims to describe the strategies implemented by SMP Negeri 05 Kota Bengkulu in addressing the negative effects of social media on student ethics. The research employed a descriptive qualitative method with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings reveal that the school implements five main strategies: (1) internal policies such as prohibiting the use of mobile phones during class hours, (2) integration of character education into the curriculum, (3) implementation of digital literacy programs, (4) collaboration with parents in monitoring social media use at home, and (5) positive utilization of social media for publishing student work and promoting digital ethics campaigns. These strategies have proven effective in shaping responsible digital behavior and reinforcing students’ ethical values. These findings align with previous studies that emphasize the importance of character education, digital literacy , and school–parent collaboration in fostering students’ digital ethics. Through an educational and preventive approach, school strategies can serve as an effective solution in addressing ethical challenges in the digital era.
References
Amelia, F. (2023). Etika bermedia sosial di kalangan remaja. Jurnal Etika Digital, 33–45.
Aprilia, U. N., Lestari, F. H., Sahara, L. A., & Suttrisno. (2025). Strategi guru MI dalam membentuk etika digital pada peserta didik. Jurnal Ilmu Pendidikan, 35–40. https://doi.org/10.62383/hardik.v2i2.1223
Fitriani, & Rahmawati. (2023). Peran sekolah dan orang tua dalam membentuk etika digital siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 45–58.
Hidayat, R. (2022). Sinergi orang tua dan sekolah dalam mengatasi dampak media sosial. Jurnal Pendidikan Islam, 88–99.
Lestari, A. F. I. (2025). Manajemen strategi pendidikan.
Lestari, S., & Nugroho, A. (2020). Layanan konseling kelompok untuk meningkatkan etika digital siswa SMP. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 23–31.
Maulana, A. S. (2024). Literasi digital pada anak usia dini: Urgensi peran orang tua dalam menyikapi interaksi anak dengan teknologi digital. Jurnal Anak Usia Dini, 5(1), 47–65. https://doi.org/10.19105/kiddo.v5i1.11611
Nugroho, A. (2021). Etika digital dalam pendidikan menengah. Jurnal Pendidikan, 101–115.
Pratama, R. A., & Wulansari, D. (2020). Implementasi literasi digital dalam pembelajaran abad 21 pada jenjang sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Modern, 12(3), 155–166.
Rahman, H. (2022). Program literasi digital di sekolah menengah. Jurnal Literasi Digital, 55–68.
Ramadhani, S., & Putra, H. A. (2021). Pengaruh penggunaan media sosial terhadap perilaku etika peserta didik SMP. Jurnal Psikologi Pendidikan, 6(2), 112–124.
Sari, M., & Prasetyo, A. (2022). Dampak media sosial terhadap perilaku etika siswa SMP. Jurnal Psikologi Remaja, 78–89.
Universitas Negeri Surabaya. (2025). Strategi mengatasi kecanduan media sosial agar siswa tetap fokus dalam pembelajaran.
Widiyanto, A., & Kartikasari, M. (2019). Penerapan etika digital dalam lingkungan sekolah melalui kolaborasi guru dan orang tua. Jurnal Inovasi Pendidikan, 14(2), 89–98.
Yuliana, R., & Hidayat, T. (2021). Literasi digital sebagai strategi pendidikan karakter di sekolah. Jurnal Teknologi Pendidikan, 201–215.



